Sempat Ngotot Impor KRL Bekas Jepang, KAI Mendadak Batal Usai Bertemu Prabowo

7 Shares
Ukuran Teks:
20
Dengarkan:

KAI beralasan sejumlah kereta yang masih digunakan telah beroperasi selama lebih dari empat dekade sehingga membutuhkan peremajaan.

Selain persoalan usia, perusahaan juga mempertimbangkan waktu pengadaan.

Mendatangkan kereta bekas dinilai bisa dilakukan lebih cepat dibandingkan memesan rangkaian baru.

Dalam penjelasannya ketika itu, Bobby menyebut proses pengadaan kereta bekas diperkirakan hanya membutuhkan waktu satu sampai dua bulan setelah memperoleh persetujuan.

Sementara itu, pengadaan kereta baru diperkirakan memerlukan waktu sekitar satu hingga dua tahun.

KAI juga khawatir pembelian kereta baru dari luar negeri dapat memengaruhi kesempatan produksi industri dalam negeri.

Karena itu, impor kereta seken semula dirancang sebagai solusi sementara untuk menjaga ketersediaan armada sambil menunggu kesiapan produksi nasional.

Bahkan, usulan yang pernah diajukan KAI mencakup 23 trainset dari Jepang.

Rinciannya tujuh rangkaian dengan konfigurasi 12 gerbong dan 16 rangkaian dengan konfigurasi delapan gerbong.

Perbedaan jumlah gerbong tersebut bukan tanpa alasan. KAI mempertimbangkan kondisi infrastruktur stasiun, sebab tidak seluruh peron mampu menampung rangkaian dengan panjang 12 gerbong.

Rencana sebelumnya juga menyebutkan bahwa kereta bekas tersebut akan digunakan selama sekitar 10 tahun sebagai armada peralihan sebelum kebutuhan KRL dipenuhi melalui produksi baru.

Setelah rencana impor dibatalkan, tantangan berikutnya adalah membuktikan kemampuan industri nasional dalam memenuhi kebutuhan KAI.

Keterlibatan INKA menjadi bagian penting dari strategi pengadaan tersebut.

Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Gesha Yuliani Nattasya
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Ronalds Petrus Gerson
7 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!

berita serupa

Rubrik Sama