Ahmad Luthfi Ajak UGM Perkuat Pembangunan Jateng

0 Shares
Ukuran Teks:
20
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi mengajak Universitas Gadjah Mada (UGM) dan para alumninya ikut berkontribusi dalam pembangunan Jateng. Kolaborasi perguruan tinggi dinilai penting untuk menjawab berbagai tantangan daerah, mulai dari kemiskinan hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat menghadiri silaturahmi dan ramah tamah bersama Rektor UGM, pengurus daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Jawa Tengah, serta kontingen Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-39 UGM di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis (5/11/2026).

Luthfi mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menjalin kerja sama dengan 123 perguruan tinggi. Pemprov Jateng juga membuka kesempatan bagi mahasiswa dan alumni UGM untuk terlibat langsung dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Pemprov Jateng sudah menjalin kerja sama dan kolaborasi dengan 123 perguruan tinggi. Kami tunggu pengabdian mahasiswa dan alumni UGM untuk masyarakat Jawa Tengah. Sudah ada contohnya, di Pemprov Jateng ini banyak juga anggota Kagama,” kata Luthfi dalam siaran pers yang diterima Holopis.com Jateng, Jumat (5/11/2026).

Menurut Gubernur Jateng tersebut, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah melalui riset, kajian ilmiah, pengembangan teknologi tepat guna, hingga pendampingan masyarakat.

Kolaborasi itu dibutuhkan untuk menangani sejumlah persoalan di Jawa Tengah, termasuk pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, serta ketahanan pangan.

”Ini bentuk collaborative goverment yang merupakan implementasi dari semangat gotong royong masyarakat Jawa Tengah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Luthfi juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Jawa Tengah sepanjang 2026. Pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,82%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.

Selain itu, angka kemiskinan tercatat turun menjadi 9,21%. Sementara realisasi investasi Jawa Tengah telah mencapai lebih dari Rp72 triliun per Oktober 2026.

“Itu semua berkat kerja sama dan kolaborasi dari seluruh pihak. Jawa Tengah ini menarik untuk investasi,” ucap dia.

Sementara itu, Rektor UGM Ova Emilia menyambut positif forum silaturahmi tersebut. Menurutnya, pertemuan antara perguruan tinggi, alumni, dan pemerintah daerah penting untuk mendorong lahirnya kontribusi nyata bagi masyarakat.

Ova berharap forum semacam itu dapat memberikan manfaat bagi civitas akademika UGM, masyarakat, hingga bangsa Indonesia.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Khoirudin Ainun Najib
Tim Penulis & Editor
Khoirudin Ainun Najib
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!