Cuma Modal Rp20.000, Begini Cara Menkes Budi Pilih Menu Warteg agar Gula Darah Tetap Aman

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

Makanan yang pertama masuk ke mulutnya adalah pare.

Setelah sayuran, ia kemudian mengonsumsi tempe.

Tahap berikutnya adalah makanan yang menjadi sumber protein, termasuk telur. Setelah itu barulah nasi putih disantap.

Jadi, pola yang ditunjukkan Budi dalam video tersebut adalah sayuran terlebih dahulu, dilanjutkan protein, kemudian karbohidrat.

“Ayo kita makan. Ada aturan makannya juga supaya gula darah tidak meningkat,” kata Budi.

Cara tersebut menjadi bagian dari tips makan yang ia bagikan kepada masyarakat, khususnya pekerja yang sehari-hari mengandalkan warteg untuk makan siang.

Budi juga punya alasan tersendiri memilih warteg.

Menurut dia, warteg menyediakan banyak pilihan makanan yang termasuk real-food atau makanan yang tidak melalui proses pengolahan berlebihan.

Ia menilai kondisi tersebut berbeda dengan makanan ultra-proses atau ultra-processed food (UPF), seperti nugget dan sosis.

“Karena ini real-food, enggak ada tuh UPF, ultra-processed food, nugget-nugget, sosis-sosis gitu,” ucapnya.

Menurut Budi, makanan yang tersedia di warteg tersebut dibuat dan dimasak langsung oleh penjual.

“Semuanya asli, dimasak saat itu juga oleh Ibu Amel,” lanjutnya.

Konsep makan seperti ini juga menunjukkan bahwa pilihan makanan sehat tak selalu identik dengan restoran mahal.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Gesha Yuliani Nattasya
Redaktur
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Redaktur
Redaktur
Redaktur
Administrator
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU