HOLOPIS.COM, BOGOR – IPB University mengolah limbah ternak menjadi pupuk organik dan memadukannya dengan mikoriza untuk mendukung pertumbuhan rumput Pakchong sebagai pakan sapi.
Kotoran ternak yang selama ini kerap dianggap sebagai limbah ternyata bisa diolah menjadi pupuk untuk membantu menyuburkan tanah dan mendukung pertumbuhan rumput pakan sapi.
Inovasi ini dikembangkan IPB University melalui pemanfaatan pupuk organik bokashi yang dipadukan dengan pupuk hayati mikoriza di Desa Cikarawang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Melalui inovasi tersebut, IPB University berupaya menjawab salah satu tantangan dalam usaha peternakan, yakni menjaga ketersediaan hijauan pakan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Sebab, kecukupan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keberlangsungan usaha peternakan, khususnya sapi dan ternak ruminansia lainnya.
Pengembangan teknologi ini merupakan bagian dari Program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) IPB University Tahun 2026.
Tim dosen yang dipimpin Dr. Asep Tata Permana melakukan monitoring budidaya rumput gajah Pakchong pada Sabtu (24/10/2026) untuk mengevaluasi pertumbuhan tanaman sekaligus melihat hasil penerapan inovasi pemupukan di lahan masyarakat.
Dari hasil pemantauan, rumput Pakchong yang dibudidayakan menggunakan kombinasi pupuk bokashi dan mikoriza menunjukkan pertumbuhan yang lebih optimal dibandingkan kondisi yang menjadi pembanding dalam pengamatan tersebut.
Hasil ini menjadi indikasi awal bahwa kombinasi pupuk organik dan pupuk hayati berpotensi mendukung peningkatan produktivitas hijauan pakan ternak.
Meski demikian, besarnya peningkatan produksi rumput belum dapat dipastikan karena belum tersedia data kuantitatif mengenai hasil panen.
Evaluasi lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh teknologi pemupukan tersebut terhadap produktivitas tanaman.
Dalam inovasi ini, kotoran ternak diolah menjadi pupuk bokashi yang dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung budidaya rumput.
Pengolahan tersebut memungkinkan limbah peternakan memiliki nilai guna, sekaligus membantu memperbaiki kondisi tanah dan menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...