HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan keinginannya untuk mengajak Lisa BLACKPINK makan malam bersama saat penyanyi tersebut menjalani syuting film di Jakarta. Namun, niat itu urung dilakukan setelah orang-orang di sekitarnya mengingatkan bahwa ajakan tersebut bisa berujung masalah dengan sang istri.
Cerita itu disampaikan Pramono saat memberikan sambutan dalam ajang 5th World Conference on Creative Economy (WCCE). Ia sempat menyinggung kedatangan salah satu personel BLACKPINK itu ke Indonesia beberapa bulan lalu sebelum melontarkan candaan.
“Sebenarnya saya ingin mengajak beliau makan malam bersama, tetapi banyak orang mengingatkan, ‘Jangan dilakukan, itu bisa berbahaya buat istri Anda’,” ujar Pramono dalam sambutannya, dikutip Holopis.com, Jumat (23/10).
Pernyataan tersebut disampaikan ketika Pramono membahas upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadikan ibu kota sebagai pusat kreativitas dan menarik lebih banyak pelaku industri hiburan internasional.
Lisa BLACKPINK Syuting Film di Jakarta
Lisa berada di Indonesia untuk menjalani produksi film aksi Extraction: Tygo, proyek Netflix yang turut dibintangi Ma Dong-seok dan Lee Jin-wook. Proses pengambilan gambar berlangsung di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok, dan Bandung Barat.
Di Jakarta, salah satu lokasi yang digunakan adalah kawasan Kota Tua. Kegiatan syuting di kawasan tersebut berlangsung pada akhir Januari hingga awal Februari 2026. Produksi film itu juga berlanjut di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Februari 2026.
Pemanfaatan Jakarta sebagai lokasi produksi film internasional menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkenalkan ibu kota kepada industri perfilman dunia. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno sebelumnya menjelaskan bahwa promosi Jakarta melalui Festival Film Cannes turut membuka peluang bagi kawasan Kota Tua untuk menjadi lokasi pengambilan gambar.
Pramono juga menyatakan Jakarta terbuka bagi artis dan pelaku industri kreatif internasional yang ingin melakukan kegiatan produksi di ibu kota. Menurutnya, aktivitas semacam ini dapat memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global sekaligus mendorong perkembangan industri kreatif.
Cerita mengenai keinginannya makan malam bersama Lisa pun menjadi selingan personal dalam sambutan tersebut, di tengah pembahasan mengenai ambisi Jakarta menarik lebih banyak kegiatan kreatif berskala internasional dan menjadikan Jakarta sebagai kota sinema bertaraf global.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...