5. Mendukung fungsi kekebalan tubuh dan pemulihan
Saat tidur, tubuh menjalankan berbagai proses pemeliharaan dan pengaturan biologis. Tidur yang memadai mendukung fungsi kekebalan tubuh, sementara kekurangan tidur dikaitkan dengan gangguan pada sejumlah proses imun.
Konsensus AASM dan Sleep Research Society mencantumkan gangguan fungsi imun sebagai salah satu dampak kesehatan yang berkaitan dengan kebiasaan tidur kurang dari tujuh jam secara teratur.
Walaupun demikian, tidur cukup bukan jaminan seseorang tidak akan sakit. Risiko infeksi dan pemulihan dipengaruhi pula oleh paparan kuman, kondisi medis, status gizi, vaksinasi, serta berbagai faktor lainnya.
Apakah Tidur Terlalu Lama Juga Berbahaya?
Selain kurang tidur, durasi tidur yang panjang secara konsisten juga ditemukan berkaitan dengan sejumlah masalah kesehatan dalam penelitian observasional. Namun, hubungan tersebut perlu dipahami secara hati-hati.
Meta-analisis yang diterbitkan dalam Sleep Medicine Reviews pada 2017 melibatkan lebih dari lima juta peserta dari 137 studi kohort prospektif. Peneliti menemukan hubungan antara tidur panjang dan beberapa hasil kesehatan, termasuk kematian, diabetes, penyakit kardiovaskular, stroke, dan obesitas.
Temuan ini tidak membuktikan bahwa tidur panjang dengan sendirinya menyebabkan masalah tersebut. Orang yang sedang sakit, mengalami gangguan tidur, atau berada dalam masa pemulihan bisa membutuhkan waktu tidur lebih lama. Oleh sebab itu, tidur lebih dari sembilan jam tidak otomatis berarti seseorang memiliki masalah kesehatan.
Namun, jika seseorang terus-menerus membutuhkan tidur sangat panjang, tetap mengantuk sepanjang hari, atau merasa tidak segar meski sudah tidur cukup lama, kondisi tersebut layak dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan.
Cara Memperbaiki Jam Tidur agar Lebih Teratur
Memperbaiki kebiasaan tidur tidak selalu harus dimulai dengan perubahan besar. Beberapa langkah sederhana dapat membantu membangun rutinitas yang lebih sehat.
Pertama, tetapkan jam bangun yang konsisten. Usahakan bangun pada waktu yang kurang lebih sama setiap hari, termasuk pada akhir pekan. Setelah jam bangun lebih stabil, waktu tidur dapat disesuaikan secara bertahap agar kebutuhan durasi terpenuhi.
Kedua, hitung waktu tidur dari jam bangun. Jika harus bangun pukul 05.30 dan menargetkan delapan jam tidur, usahakan sudah terlelap sekitar pukul 21.30. Berikan waktu tambahan sebelum itu untuk bersiap dan menenangkan diri.



