HOLOPIS.COM, JAKARTA – Usulan Syed Saddiq membawa masalah asap karhutla ke ASEAN viral. Netizen Indonesia ramai mendukung, bahkan 96 persen pemilih setuju dalam polling.
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali memicu sorotan lintas negara.
Kali ini, anggota Parlemen Malaysia, Syed Saddiq, mengusulkan agar persoalan asap dibawa ke forum ASEAN.
Usulan tersebut langsung menyedot perhatian warganet Indonesia yang ramai-ramai mendukung langkah itu di media sosial.
Bukan sekadar melayangkan protes diplomatik, Syed Saddiq juga mendorong negara-negara di kawasan mengambil langkah bersama untuk menekan perusahaan yang diduga terlibat dalam karhutla.
Salah satu usulannya adalah membatasi akses pendanaan bagi perusahaan yang dinilai bertanggung jawab atas persoalan kabut asap.
Pernyataan Syed Saddiq menjadi perbincangan setelah potongan videonya diunggah akun Instagram @sarangeditor.id.
Unggahan tersebut ramai dikomentari warganet, termasuk dari Indonesia yang berharap persoalan asap tidak berhenti pada pernyataan protes antarpemerintah.
Dikutip dari unggahan tersebut pada Sabtu (17/10/2026), Syed Saddiq menilai Malaysia tidak seharusnya menghadapi masalah kabut asap sendirian.
Ia mendorong negara-negara ASEAN menyampaikan nota diplomatik bersama agar tekanan terhadap pihak yang bertanggung jawab lebih kuat.
“You need to treat them as pariahs in the region, not just Malaysia, but diplomatic pressure from this regional level is very strong,” ujar Syed Saddiq dalam pernyataan yang dikutip dari akun tersebut.
Pernyataan itu menekankan pentingnya tekanan diplomatik tingkat kawasan.
Dengan melibatkan lebih banyak negara, persoalan kabut asap diharapkan mendapat perhatian lebih serius dan tidak hanya menjadi masalah bilateral antara Indonesia dan negara tetangganya.



