Survei Poltracking : Kepuasan dan Kepercayaan Publik Pada Prabowo-Gibran Stabil

15 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Direktur eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha Rasyid memaparkan temuan survei yang telah dilakukan antara rentang waktu 30 September – 7 Oktober 2026.

Dalam data yang berhasil dirangkum, setidaknya tingkat kepuasan dan kepercayaan responden pada pemerintahan Presiden Peabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka masih cenderung aman dan stabil.

Untuk tingkat kepuasan, persentasenya ada di 55,3 persen atau berada di ambang batas aman. Sementara untuk yang menjawab tidak percaya ada di 40,9 persen dengan suara abstain di 3,8 persen.

“Survei ini sejatinya sangat penting bukan hanya untuk pemerintah untuk melakukan perbaikan, tapi juga penting untuk menyuarakan ekspektasi publik,” kata Hanta Yuda dalam siaran surveinya yang dikutip dari Youtube Poltracking TV, Senin (19/10/2026).

Jika melihat dari tren kepuasan, Hanta Yuda menunjukkan data yang telatif baik. Sekalipun tidak naik secara signifikan dalam dua periode survei yang terjadi. Di mana survei periode sebelumnya yakni bulan Agustus 2026 angka kepuasan di 55,1 persen, sementara periode Oktober 2026 ini mendapat 55,3 persen.

“Agustus 2026 sampai Oktober 2026 yang berjarak 2 bulan tapi secara tren stabil. Tidak naik, tapi juga tidak turun,” ujarnya.

Paling tidak, Hanta Yuda membaca bahwa pemerintahan Prabowo Gibran cenderung lebih bisa menjaga stabilitas kepuasan publik dalam dua bulan terakhir ini.

“Dalam bahasa optimis, pemerintah berhasil menjaga kepuasan publik tapi dengan diksi yang lebih berhati-hati, ini stagnan, artinya perlu dicari terobosan untuk meningkatkan tingkat kepuasan ini,” tutur Hanta Yuda.

Lantas apa yang menjadi dasar responsen merasa puas dengan pemerintahan pusat saat ini. Setidaknya ada dua indikator penting.

“Kalau kita dalami alasan responden kami, ada 2 alasan tertinggi, yakni bantuan pemerintah tepat sasaran 16,5 persen, dan MBG 15,0 persen. Yang lainnya berada di bawah 10 persen,” jelasnya.

Rincian lengkapnya adalah :

  • Bantuan pemerintah tepat sasaran : 16,5%
  • Program Makan Bergizi Gratis : 15,0%
  • Ekonomi yang stabil : 6,9%
  • Kinerja yang terbukti : 6,4%
  • Akses pendidikan merata : 6,1%
  • Pencegahan/pemberantasan korupsi : 5,9%
  • Kepemimpinan tegas dan berwibawa : 5,6%
  • Sering memberikan bantuan : 5,3%
  • Jaminan layanan kesehatan : 4,2%
  • Pendidikan semakin maju : 3,3%
  • Infrastruktur yang merata : 2,7%
  • Harga kebutuhan pokok stabil dan terjangkau : 2,1%
  • Harga BBM stabil : 2,0%
  • Sering turun ke masyarakat : 1,9%
  • Penegakan hukum baik : 1,4%
  • Tersedianya lapangan kerja : 1,2%
  • Politik dan keamanan stabil : 1,2%
  • Kebebasan berpendapat : 0,9%
  • Melanjutkan pembangunan IKN : 0,1%
  • Lainnya : 2,1%
  • Tidak tahu/tidak menjawab : 9,2%

Lalu apa yang menjadi dasar penting mengapa mereka juga ada yang menyatakan tidak puas. Setidaknya ada tiga kandidat besar dan sebaiknya segera untuk diperbaiki oleh pemerintahan Prabowo Gibran.

“Pada aspek ketidakpuasan, ada 3 alasan ; ekonomi yang belum stabil 18,9 persen. Harga kebutuhan pokok mahal 15,4 persen, dan bantuan tidak tepat sasaran 14,3 persen,” terangnya.

Oleh sebab itu, ia berharap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka segera memperbaiki dalam tahun ketiganya nanti.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
15 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU