Aksi di Bundaran HI tidak berlangsung lama.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, petugas kepolisian bersama pemadam kebakaran menurunkan spanduk yang dibentangkan di Monumen Selamat Datang sekitar pukul 08.00 WIB.
Meski demikian, pesan yang disampaikan para aktivis telanjur menjadi perhatian.
Lokasi aksi yang strategis serta kalimat bernada kritik langsung membuat peristiwa tersebut menyedot perhatian publik.
Greenpeace Indonesia juga menyinggung persoalan kualitas udara melalui akun Instagram resminya.
Organisasi tersebut menyindir kondisi langit Indonesia dengan pernyataan, “BTW langitnya belum biru nih guys, masih ada asap.”
Sindiran itu menambah tajam kritik mengenai persoalan lingkungan.
Udara bersih merupakan kebutuhan mendasar, tetapi pencemaran masih menjadi tantangan yang membutuhkan penanganan serius dan terukur.
Pesan “Hidup Makin Susah” dalam spanduk Greenpeace memperlihatkan bagaimana isu lingkungan dikaitkan dengan persoalan ekonomi.
Bencana dapat merusak rumah, mengganggu pekerjaan, menghancurkan lahan pertanian, dan menekan pendapatan masyarakat.
Sementara itu, pencemaran udara berpotensi menambah risiko kesehatan dan biaya pengobatan.
Karena itu, tuntutan agar pemerintah menangani krisis iklim sekaligus menurunkan biaya hidup menjadi sorotan dalam aksi tersebut.
Masyarakat membutuhkan kebijakan yang tidak berhenti pada pernyataan, tetapi disertai langkah nyata dan hasil yang bisa dirasakan.



