HOLOPIS.COM, BANDUNG – Spanduk “Langit Seharusnya Biru” dibentangkan Bobotoh saat Persib vs Persik. Aksi ini menyita perhatian di tengah karhutla Kalimantan.
Dukungan untuk Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat mendadak membawa pesan yang jauh melampaui sepak bola.
Saat menghadapi Persik Kediri, Minggu (18/10/2026), sejumlah Bobotoh membentangkan spanduk bertuliskan “Langit Seharusnya Biru”.
Aksi tersebut menjadi sorotan karena mengangkat persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak terhadap masyarakat Kalimantan.
Spanduk itu menghadirkan pemandangan berbeda di tengah atmosfer pertandingan.
Di antara warna biru yang mendominasi tribun, tulisan tersebut menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi lingkungan sekaligus mengajak publik tidak mengalihkan perhatian dari persoalan kabut asap.
Foto aksi Bobotoh tersebut dibagikan akun Instagram @pemain.keduabelass pada Minggu malam.
Unggahan itu disertai kalimat, “Langit seharusnya biru, all eyes on KARHUTLA”.
Pesan tersebut kemudian mengundang perhatian pengguna media sosial.
Ribuan tanda suka dan ratusan komentar menunjukkan bahwa aksi di stadion itu berhasil membawa isu lingkungan ke tengah perbincangan publik.
Bagi sebagian orang, warna biru mungkin identik dengan kebanggaan terhadap klub kesayangan.
Namun, melalui spanduk tersebut, warna itu memperoleh makna lain: gambaran langit bersih yang semestinya dapat dinikmati semua orang tanpa ancaman asap kebakaran.
Karhutla di Kalimantan menjadi latar penting di balik pesan yang disampaikan para suporter.



