HOLOPIS.COM, JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dinilai memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat ketika bencana dan musibah terjadi. Kecepatan respons dalam menyalurkan bantuan bahkan disebut mampu melampaui birokrasi pemerintahan.
Penilaian tersebut disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI sekaligus Pimpinan Ex-Officio Baznas RI, Prof. Abu Rokhmad, saat menjadi narasumber dalam agenda Zakat Strategic Talks, bagian dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas 2026 di Jakarta.
“Kita semua merasakan bagaimana teman-teman Baznas itu bergerak jauh lebih cepat daripada mesin birokrasi pemerintahan yang kita punya,” kata Abu Rokhmad, sebagaimana dikutip Holopis.com, Kamis (15/10/2026).
Menurut Abu Rokhmad, kecepatan Baznas dalam merespons keadaan darurat menjadi nilai penting dalam membantu masyarakat terdampak musibah. Kehadiran petugas di lokasi bencana dengan proses penanganan yang sigap dinilai membuat bantuan dapat menjangkau masyarakat ketika dibutuhkan.
Peran tersebut juga menempatkan Baznas sebagai salah satu tumpuan dalam penanganan kondisi darurat, baik bagi pemerintah maupun masyarakat. Dalam situasi yang membutuhkan respons segera, kecepatan bertindak menjadi faktor penting agar kebutuhan warga terdampak dapat segera ditangani.
Abu Rokhmad berharap Baznas dapat terus menjaga kepercayaan publik melalui pengelolaan zakat yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, peran lembaga tersebut semakin dibutuhkan ketika terjadi situasi di luar kendali yang memerlukan penanganan cepat.
“Sekarang menjadi andalan yang terus akan disebut ketika ada sesuatu yang di luar kendali kita itu betul-betul terjadi,” ujar Abu Rokhmad di hadapan sekitar 1.300 peserta perwakilan Baznas provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia.



