HOLOPIS.COM, KEBUMEN – Proyek Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen mulai menunjukkan dampaknya, bukan hanya dari sisi produksi, tetapi juga lapangan pekerjaan. Kawasan budi daya udang seluas 100 hektare ini telah menyerap 645 tenaga kerja lokal.
BUBK Kebumen, Jawa Tengah, merupakan program di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menjadi bagian dari strategi pemerintah Presiden RI Prabowo Subianto untuk mendorong budi daya udang modern, terpadu, dan ramah lingkungan.
BUBK Kebumen dirancang sebagai salah satu kawasan budi daya udang berskala besar di Indonesia.
Teknologi presisi diterapkan untuk membantu meningkatkan produktivitas, mengurangi risiko gagal panen, sekaligus menjaga kondisi lingkungan budi daya.
Di balik sistem tersebut, ada para teknisi yang setiap hari turun langsung ke kolam.
Salah satunya Faiz Alfarizi, 26 tahun. Lulusan Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jakarta itu bertugas memantau kondisi kolam, mulai dari persiapan, kualitas air, pakan, hingga kesehatan udang.
“Keseharian saya itu memantau kolam. Kalau sudah ada udangnya, kita memonitor kualitas air, kesehatan udang, kemudian juga pakan,” kata Faiz.
Pekerjaan tersebut tidak berhenti pada pemantauan rutin. Faiz dan tim juga melakukan siphon, yakni proses membersihkan sisa pakan dan kotoran yang berada di dasar kolam.
Langkah ini menjadi salah satu bagian penting untuk menjaga kondisi kolam tetap sesuai kebutuhan budi daya.
Udang Dibidik untuk Pasar Ekspor
Kualitas menjadi perhatian karena hasil produksi BUBK Kebumen ditargetkan memenuhi kualifikasi pasar ekspor.
Karena itu, kondisi air dan kesehatan udang harus terus diawasi. Gangguan seperti virus maupun masalah kualitas air bisa berdampak pada hasil panen.
“Sehingga, kita harus menjaga betul kualitasnya, (agar) terhindar dari virus ataupun hal-hal lain yang tidak memungkinkan,” jelas Faiz.
Salah satu tantangan yang harus dihadapi teknisi adalah cuaca.
Perubahan cuaca bisa ikut memengaruhi kondisi air di kolam. Perlakuan terhadap kolam pun tidak bisa disamakan ketika memasuki musim hujan dan musim panas.




