Yenny menjelaskan akses internet saja belum cukup. Masyarakat juga membutuhkan lingkungan yang dapat menyalurkan kemampuan dan kreativitas, membangun kepercayaan diri, serta memberikan pendampingan agar teknologi dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.
“Banyak orang yang sebenarnya cukup pintar menggunakan teknologi, tetapi tidak tahu bagaimana menggunakan teknologi tersebut untuk memenuhi kebutuhannya,” ujarnya.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan AI tidak hanya membutuhkan peningkatan kemampuan teknis dan kualitas pendidikan, tetapi juga perlu dibarengi pemerataan akses serta pendampingan bagi masyarakat.
- Advertisement -



