HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera (Balai Dalkarhut Sumatera), Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, memperkuat operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera.
Personel Manggala Agni diterjunkan ke Aceh, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan untuk melakukan pemadaman, pendinginan, serta patroli pencegahan agar kebakaran dapat dikendalikan dan api tidak kembali muncul.
Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan bahwa Manggala Agni memiliki peran penting dalam pengendalian karhutla di tingkat tapak.
“Manggala Agni bekerja di garis depan pengendalian karhutla. Mereka hadir bersama BPBD, TNI, Polri, pemerintah daerah, KPH, dan masyarakat untuk memastikan api tidak meluas dan risiko asap dapat ditekan. Tetapi pencegahan karhutla tidak bisa hanya bertumpu pada petugas pemadam. Kuncinya tetap kewaspadaan bersama, tidak membuka lahan dengan api, dan segera melaporkan tanda-tanda kebakaran sejak awal,” tegas Dwi Januanto, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
Respons cepat dilakukan terhadap kejadian karhutla di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, khususnya di Desa Kayee Unou, Kecamatan Darul Makmur, dan Desa Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur. Balai Dalkarhut Sumatera mengerahkan personel Manggala Agni Daops Sumatera I Sibolangit untuk melakukan pemadaman intensif bersama BPBD Kabupaten Nagan Raya, TNI, Polri, dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) IV Aceh Barat. Penanganan dilakukan dengan perhatian khusus karena lokasi berada pada wilayah gambut dengan vegetasi yang mudah terbakar.
Operasi pemadaman di Provinsi Riau juga diperkuat karena fokus penanganan bertambah menjadi empat titik, yaitu Desa Pecing Bekulo, Kabupaten Siak, Kepenghuluan Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir, Desa Sokoi, Kabupaten Pelalawan, serta lokasi karhutla baru di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis. Untuk mempercepat pemadaman dan pendinginan, Balai Dalkarhut Sumatera mengerahkan perbantuan personel Manggala Agni dari Daops Sumatera IV Pekanbaru, Daops Sumatera IX Kota Jambi, dan Daops Sumatera XII Muara Tebo menuju Pulau Rupat.
Selain Aceh dan Riau, Manggala Agni juga menangani karhutla di Jambi dan Sumatera Selatan. Manggala Agni Daops Sumatera X Muara Bulian bersama Polri dan masyarakat berhasil memadamkan karhutla di Desa Durian Luncuk, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, Jambi, pada Selasa, 2 Juni 2026. Pada hari yang sama, Manggala Agni Daops Sumatera XIV Banyuasin bersama BPBD Kabupaten Ogan Ilir, TNI, Polri, dan dukungan satu unit water bombing menuntaskan pemadaman di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Kepala Balai Dalkarhut Sumatera, Ferdian Krisnanto, menyampaikan bahwa operasi pemadaman diperkuat melalui respons cepat, penambahan personel lintas Daops, dan patroli pencegahan.


