HOLOPIS.COM, JAKARTA – Jumlah korban tewas akibat kebakaran hutan yang melanda wilayah Andalusia, Spanyol selatan, kembali bertambah. Seorang perempuan asal Inggris berusia 93 tahun meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka bakar yang dideritanya.
Pemerintah daerah Andalusia mengonfirmasi korban merupakan satu dari delapan orang yang sebelumnya dilarikan ke rumah sakit setelah kebakaran melanda kawasan Los Gallardos, Provinsi Almeria, pada Kamis lalu.
Korban diketahui mengalami luka bakar di sekitar 20 persen tubuhnya. Selain itu, ia juga memiliki riwayat penyakit penyerta yang memperburuk kondisinya.
Dengan meninggalnya perempuan tersebut, jumlah korban jiwa akibat kebakaran hutan itu kini meningkat menjadi 13 orang.
Kepala Badan Penanggulangan Darurat Andalusia, Antonio Sanz, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban. Hingga kini, otoritas setempat masih belum mengumumkan identitas resmi seluruh korban meninggal.
Sementara itu, proses pencarian terhadap warga yang diduga hilang masih terus berlangsung. Unit identifikasi forensik Spanyol melaporkan dua orang lagi dinyatakan hilang, sehingga total laporan orang hilang kini mencapai 10 orang.
Pihak berwenang juga telah bekerja sama dengan otoritas di Inggris, Belgia, dan Prancis untuk membantu proses identifikasi korban. Keluarga yang berada di luar Spanyol kini diperbolehkan melaporkan anggota keluarganya yang hilang sekaligus menyerahkan sampel DNA di negara asal masing-masing.
Otoritas tidak menutup kemungkinan sebagian korban meninggal merupakan orang-orang yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Sejauh ini, sebagian besar korban diketahui merupakan warga negara Inggris dan Belgia.
Salah satu korban yang telah teridentifikasi adalah pengusaha asal Belgia, Stanislas Verdonckt. Menurut putranya, Thomas-Wolf Verdonckt, sang ayah meninggal dunia ketika kobaran api mendekati Desa Bedar yang berada di utara Los Gallardos.
Keluarga korban membantah pernyataan otoritas yang menyebut para korban mengabaikan imbauan untuk tetap berada di dalam rumah. Thomas-Wolf mengaku ayahnya tidak pernah menerima informasi bahwa api sedang bergerak menuju wilayah tempat tinggalnya maupun anjuran untuk berlindung di rumah.
Di sisi lain, Presiden Pemerintah Daerah Andalusia, Juanma Moreno, menyatakan kebakaran kini telah berhasil dikendalikan dan perimeter api telah diamankan.
Lebih dari 1.000 warga yang sebelumnya dievakuasi dari sejumlah desa di utara Los Gallardos juga telah diizinkan kembali ke rumah masing-masing pada Minggu (12/7).
Meski demikian, Moreno mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada selama musim panas. Menurutnya, Andalusia rata-rata mengalami sekitar 15 kebakaran hutan setiap hari, bahkan pada waktu tertentu jumlahnya bisa mencapai lebih dari 20 kejadian dalam sehari.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dijadwalkan mengunjungi lokasi terdampak pada Senin (13/7) untuk meninjau langsung dampak kebakaran serta proses penanganan yang masih berlangsung.


