HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketegangan di perbatasan Lebanon–Israel kembali meningkat setelah Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UNIFIL) melaporkan bahwa militer Israel membangun tembok beton yang masuk ke dalam wilayah Lebanon selatan.
Struktur itu didirikan di dekat Garis Biru, batas de facto yang ditetapkan PBB setelah konflik 2000, dan kini dianggap UNIFIL sebagai pelanggaran langsung terhadap kedaulatan Lebanon.
Menurut laporan UNIFIL yang dikutip Holopis.com dari AFP, pada Sabtu (15/11/2025), pasukan penjaga perdamaian pada Oktober lalu melakukan survei terhadap tembok beton berbentuk huruf T di barat daya Yaroun.
Hasilnya, sebagian tembok diketahui melintasi Garis Biru, sehingga sekitar 4.000 meter persegi wilayah Lebanon tidak lagi bisa diakses oleh warga setempat. Pada November, pembangunan tembok tambahan kembali terdeteksi di tenggara Yaroun, dan hasil survei menunjukkan pelanggaran serupa.
UNIFIL menegaskan bahwa tembok-tembok tersebut dibangun oleh militer Israel tanpa koordinasi dengan pihak PBB maupun otoritas Lebanon, yang menjadikannya pelanggaran serius terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.
Resolusi ini menjadi dasar penghentian perang Israel–Hizbullah pada 2006 dan juga menjadi fondasi gencatan senjata yang tercapai pada November tahun lalu.
Menanggapi tuduhan tersebut, Militer Israel (IDF) membantah bahwa tembok itu melintasi batas. IDF menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari rencana penguatan pertahanan yang sudah dijalankan sejak 2022.
Setelah pecahnya perang terbaru, IDF mengaku memperkuat penghalang fisik di sepanjang perbatasan utara sebagai langkah keamanan tambahan.
“Perlu ditegaskan bahwa tembok itu tidak melintasi Garis Biru,” kata IDF.
Namun UNIFIL tetap bersikeras dengan hasil surveinya. Mereka mengingatkan bahwa Israel seharusnya telah menarik seluruh pasukannya dari wilayah Lebanon selatan sebagai bagian dari gencatan senjata.
Faktanya, Israel masih mempertahankan posisi di lima titik strategis dan terus melakukan operasi serangan dengan alasan menargetkan Hizbullah.


