Wamenkop Dorong Mahasiswa UNNES Jadi Penggerak Koperasi Merah Putih di Desa

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

SEMARANG – Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mendorong mahasiswa Universitas Negeri Semarang untuk mengambil peran strategis dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Hal tersebut disampaikan Farida dalam agenda Gerakan Literasi Perkoperasian bertajuk Arah Baru Generasi Muda Peduli Koperasi di Kampus UNNES, Semarang, Jawa Tengah, Senin (18/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Farida menegaskan mahasiswa yang nantinya terjun ke masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) harus menjadi jembatan informasi bagi warga desa terkait program strategis nasional berbasis koperasi tersebut.

“Seharusnya sumber daya desa dikelola oleh warga desa sendiri yang kesejahteraannya kembali ke desa. Koperasi ini adalah instrumen untuk mewujudkan keadilan sosial dan pemerataan ekonomi agar pertumbuhan 8 persen tidak hanya dinikmati konglomerat,” ujar Farida.

Ia menjelaskan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih nantinya akan menjalankan sejumlah unit usaha dasar untuk menunjang kebutuhan masyarakat desa, mulai dari gerai sembako, klinik, apotek, hingga unit perkreditan mikro.

Menurut Farida, pemerintah juga tengah menyiapkan sistem rekrutmen manajer profesional guna memastikan koperasi desa dapat berjalan secara sehat dan berkelanjutan.

“Kita sedang mendesain sumber daya terbaik untuk dihadirkan di desa agar terjadi transfer pengetahuan kepada warga setempat,” katanya.

Sebagai alumni UNNES, Farida turut mengajak mahasiswa agar tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan di kota besar setelah lulus, melainkan kembali membangun daerah dan mengelola potensi ekonomi desa melalui koperasi.

“Jadilah penggerak koperasi, sampaikan kepada warga bahwa koperasi ini milik mereka, mereka berhak menjadi anggota, memiliki, dan menjaganya demi kesejahteraan bersama,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Rektor UNNES Prof. Dr. S. Martono, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Destry Anna Sari, serta jajaran direksi LPDB.

Dalam kesempatan yang sama, Agustina mengungkapkan Pemerintah Kota Semarang saat ini juga tengah mematangkan program Waras Ekonomi untuk memperkuat integrasi ekonomi lokal berbasis koperasi dan UMKM.

“Kami siap menjadi pionir dan memohon kolaborasi dengan UNNES agar hasil insersi koperasi dari kampus bisa kami terapkan di pemerintahan,” ujar Agustina.

Sementara itu, Rektor UNNES Prof. Martono menekankan pentingnya mengembalikan koperasi sebagai entitas bisnis profesional berbasis kekeluargaan.

Menurutnya, konsep kekeluargaan dalam koperasi selama ini kerap disalahartikan hingga mengaburkan profesionalisme dalam pengelolaan usaha dan keuangan.

“Harus dikembalikan bahwa koperasi didirikan sebagai bisnis. Jangan sampai atas nama keluarga, utang tidak dibayar dan yang menagih pun merasa tidak enak,” tegasnya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU