HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana banjir melanda sejumlah pemukiman warga yang ada di Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan pada Minggu (1/2).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, banjir terjadi akibat sistem drainase yang tidak mampu menampung volume air hujan sehingga menggenangi permukiman warga.
“Sebanyak 70 Kepala Keluarga (KK) atau 136 jiwa di Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Muara Enim, terdampak kejadian tersebut,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (2/2).
Menindaklanjuti peristiwa ini, Abdul memastikan bahwa BPBD Kabupaten Muara Enim telah melakukan evakuasi warga terdampak, pendataan, kaji cepat, serta pemantauan perkembangan situasi di lokasi terdampak.
“Saat ini banjir dilaporkan telah surut,” imbuhnya.
Merespons berbagai kejadian bencana hidrometeorologi basah, Abdul mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari sumber resmi, seperti BNPB, BMKG, dan pemerintah daerah.
Masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air, serta menyiapkan kebutuhan darurat seperti dokumen penting, obat-obatan, dan perlengkapan evakuasi. Kewaspadaan perlu ditingkatkan apabila terjadi hujan lebat berkepanjangan atau kenaikan tinggi muka air.
“Pemerintah daerah diharapkan memperkuat sistem peringatan dini, memastikan kesiapan infrastruktur pengendalian banjir, serta meningkatkan koordinasi lintas sektor dan dengan masyarakat,” imbaunya.
“Edukasi publik, simulasi kesiapsiagaan, dan respons cepat saat kondisi darurat menjadi kunci dalam melindungi warga dan mengurangi dampak bencana,” sambungnya.




