Khalid Basalamah Akui Setor Fee Percepatan Haji USD 4.500 per Jamaah hingga USD 37.000

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pendakwah sekaligus pemilik PT Zahra Oto Mandiri dan Direktur Uhud Tour, Khalid Zeed Abdullah Basalamah alias Khalid Basalamah menyetorkan fee percepatan haji
tahun 2024 senilai USD 4.500 per jamaah. Khalid juga memberikan USD 390 per jamaah untuk mendapatkan maktab zona 1 zona biru dan USD 37.000 untuk memunculkan 37 nama jamah.

Demikian terungkap saat Khalid Basalamah bersaksi dalam sidang lanjutkan perkara dugaan korupsi penentuan kuota haji tahun 2023-2024 yang menjerat empat terdakwa, di Pengadilan Tipikor pada PN Jakpus, Selasa 20 Oktober 2026. Menurut Khalid, pihaknya pembayaran uang untuk kepentingan tersebut ke Ibnu Mas’ud selaku Komisaris PT Muhibbah Mulia Wisata.

“4.500, 390, dan 37.000, betul ya?” tanya jaksa KPK, seperti dikutip Holopis.com.

“Iya, betul,” jawab Khalid.

Diceritakan Khalid, Uhud Tour awalnya akan memberangkatkan 122 orang yang terdiri dari 120 jamaah dan 2 petugas. Namun, akhirnya 120 jamaah diberangkatkan melalui PT Muhibbah Mulia Wisata lantaran adanya tawaran maktab zona 1 zona.

Basalamah membenarkan tawaran USD 390 untuk mendapatkan maktab zona 1 zona biru. “Kemudian ada angka yang tadi kami sempat singgung, itu angkanya adalah 390 US Dolar per pax. Saudara masih ingat dengan angka itu? 390 US Dolar per pax?” tanya jaksa.

“Lupa, Pak,” jawab Khalid.

“Lupa ya, baik. Nanti diingatkan. ‘Adapun uang untuk mendapatkan maktab zona 1 zona biru, maka saya diminta untuk membayar floating maktab yang sudah menjadi bagian asosiasi Amphuri sebesar 390 per pax’?” tanya jaksa.

“Oh iya, itu berarti untuk maktab ya,” jawab Khalid.

Dalam kesaksiannya, Khalid mengatakan uang itu tidak dikembalikan ke jemaah karena juga tak dikembalikan oleh Ibnu Mas’ud.

Jaksa dalam persidangan juga mendalami fee percepatan haji senilai USD4.500 per jemaah. Khalid mengklaim dirinya saat itu tak mengetahui jika uang itu merupakan fee percepatan, tetapi biaya visa perjalanan haji.

“Pada saat pertemuan dengan Ibnu Mas’ud itu, apakah dia menawarkan dua opsi, Pak? Yang pertama adalah 1, membeli paket haji khusus yang dimiliki oleh PT Muhibbah atau membayar visa haji khusus percepatan sebesar 4.500 US Dolar per pax, dan pada akhirnya Saudara mengambil opsi yang kedua yaitu dengan membayar visa haji khusus percepatan sebesar 4.500 US Dolar per pax?” tanya jaksa.

“Iya,” jawab Khalid.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Rangga Tranggana
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Rangga Tranggana, Ronalds Petrus Gerson
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU