HOLOPIS.COM, JAKARTA – Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI), Ali Rif’an, mengungkapkan sebanyak 75,1 persen publik setuju dengan perombakan atau reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Angka tersebut menunjukkan bahwa keputusan perombakan kabinet mendapat respons positif dari mayoritas responden.
Ali menyampaikan temuan tersebut saat memaparkan evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Menurutnya, dukungan publik terhadap reshuffle berkaitan dengan penilaian masyarakat terhadap kinerja para pembantu presiden.
Ia menjelaskan, ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintah tidak hanya diarahkan kepada presiden, tetapi juga kepada para menteri yang bertanggung jawab menjalankan kebijakan dan program pemerintahan.
“Nah, kemudian kemarin Pak Prabowo melakukan reshuffle besar-besaran. Sebenarnya publik setuju apa enggak sih sebenarnya terkait reshuffle? Kalau melihat data ini, 75,1 persen publik itu setuju dengan reshuffle kabinet,” kata Ali dalam pemaparannya saat diskusi hasil survei ASI, Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Menurut Ali, hasil survei tersebut memperlihatkan bahwa langkah Prabowo merombak susunan kabinet mendapat penerimaan positif dari masyarakat. Ia menilai publik tidak semata-mata menempatkan presiden sebagai pihak yang bertanggung jawab atas persoalan kinerja pemerintahan, tetapi turut menyoroti para pembantunya.
“Sehingga sebenarnya apa yang dilakukan Pak Prabowo itu bagi publik itu positif karena rupanya kekesalan pemerintah ini tidak dialamatkan hanya ke seorang presiden saja, tapi juga dialamatkan kepada para pembantunya,” ujarnya.
Temuan tersebut menjadi salah satu indikator dalam evaluasi publik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Ali sebelumnya juga memaparkan bahwa persoalan ekonomi mikro dan komunikasi publik masih menjadi tantangan pemerintah, terutama terkait harga kebutuhan pokok, lapangan kerja, dan kemiskinan. Ali menegaskan, dukungan terhadap reshuffle menunjukkan adanya penerimaan publik terhadap langkah evaluasi kabinet.
“75,1 persen publik itu setuju dengan reshuffle kabinet,” tutur Ali.




