Jika tersedia, gunakan air purifier untuk membantu menyaring partikel halus di dalam ruangan.
Pastikan pula kualitas udara dalam rumah tetap terjaga.
7. Jangan abaikan gejala gangguan kesehatan
Warga diminta segera mencari pertolongan medis jika mengalami batuk berkepanjangan, sesak napas, mata perih atau merah, sakit tenggorokan, pusing, maupun nyeri dada.
Keluhan yang memburuk perlu segera ditangani, terutama pada kelompok rentan.
Guswanto menegaskan, citra satelit menunjukkan sebaran asap melintasi Jakarta dengan pergerakan ke arah tenggara hingga barat.
Namun, pemantauan lanjutan diperlukan untuk memastikan apakah konsentrasi asap di permukaan meningkat atau hanya melintas di lapisan atmosfer atas.
“Yang paling menentukan risiko kesehatan adalah data kualitas udara (PM2.5/AQI) saat itu, bukan hanya citra satelit sebaran asap,” ujarnya.
BMKG juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait meningkatkan pemantauan kualitas udara, menyampaikan peringatan dini jika kondisi memburuk, serta memastikan layanan kesehatan bagi kelompok rentan.
Dengan demikian, warga Jakarta perlu tetap waspada tanpa panik.
Memantau kualitas udara, membatasi aktivitas luar ruangan, dan mengikuti informasi resmi menjadi langkah penting untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.



