HOLOPIS.COM, DENPASAR – Viral TNI dikerahkan membantu pelayanan SPBU di Bali demi mengurai antrean BBM. Namun, netizen justru melontarkan sindiran pedas soal banyaknya tugas TNI.
Tentara turun tangan membantu melayani pengisian BBM di SPBU Bali.
Bukannya hanya menuai pujian, langkah personel TNI Kodam IX/Udayana ini justru memantik sindiran tajam warganet.
Di tengah persoalan antrean BBM, muncul pertanyaan yang ramai diperbincangkan, mengapa tentara harus ikut menjadi operator SPBU, sementara akar masalah bahan bakar minyak belum sepenuhnya terjawab?
Pengerahan personel TNI tersebut menjadi sorotan setelah akun Instagram @gianyarpunyacerita mengunggah informasi mengenai pelatihan bagi anggota TNI yang dipersiapkan membantu pelayanan SPBU di Denpasar.
Dalam unggahan itu, para personel terlihat dipersiapkan untuk menjalankan tugas yang biasanya dilakukan operator SPBU.
Mereka mendapatkan pembekalan mulai dari pengoperasian mesin fuel dispenser, teknis pengisian BBM, hingga prosedur pelayanan konsumen.
Dikutip dari kanal YouTube Kodam Udayana pada Sabtu (17/10/2026), personel TNI disiapkan untuk membantu pelayanan di sejumlah SPBU yang direncanakan beroperasi selama 24 jam.
Koordinator Pelatihan Perbantuan SPBU, Pelda I Kadek Budiawan, menjelaskan bahwa keterlibatan personel TNI dilakukan untuk membantu operator yang mengalami kelelahan saat melayani masyarakat.
Ia menyebut pihaknya diminta Pertamina untuk memberikan bantuan apabila operator membutuhkan dukungan agar pelayanan tetap berjalan.
Pelaksanaan pengisian BBM oleh personel TNI juga dilakukan dengan pendampingan pihak Pertamina.
“Jadi, dari kami, pihak TNI, diminta dari pihak Pertamina untuk membantu apabila personel atau operator dari Pertamina saat memberikan pelayanan mengalami kelelahan, maka kami diminta untuk membantu pengisian dengan didampingi dari pihak Pertamina,” kata I Kadek Budiawan.
Bantuan tersebut diharapkan memperlancar pelayanan sekaligus membantu mengurai antrean kendaraan.



