JAKARTA – Supriyono alias Botok Pati mengaku rekening pribadinya yang digunakan untuk menyimpan uang pribadi dan dana donasi dari rekan-rekannya diblokir pihak bank. Akibat pemblokiran tersebut, dana senilai Rp80.935.479 disebut tidak dapat diakses.
Supriyono menyebut pemblokiran rekening tersebut dilakukan secara sepihak. Ia mengaku memiliki bukti terkait kondisi rekeningnya yang tidak lagi dapat digunakan.
“Lebih parah lagi, rekening saya ya uang pribadi saya dan uang donasi dari teman-teman Rp80 juta sembilan ratus sekian sudah diblokir, ada buktinya ini,” kata Supriyono di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8/2026).
Ia menyebut rekening tersebut berada di Bank Mandiri. Menurut Supriyono, pemblokiran rekening pribadi tersebut menjadi persoalan serius karena dana di dalamnya tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya.
“(Bank) Mandiri,” ucap Supriyono dalam pernyataannya.
Supriyono kemudian mempertanyakan bagaimana sebuah rekening pribadi dapat diblokir. Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya campur tangan penguasa terhadap akses keuangan masyarakat.
“Ya nanti kita sak mlaku-mlakune lah. Inilah bentuk kedzaliman penguasa. Rekening itu kan private ya, kok bisa, sekelas bank aja bisa dikendalikan oleh penguasa,” ujarnya.
Ia juga membantah anggapan bahwa dirinya dan rekan-rekannya merupakan kelompok yang melakukan tindak pidana atau memiliki tujuan membuat kerusuhan.
“Kita bukan teroris, kita bukan pelaku kriminal,” tegas Supriyono.
Menurutnya, kedatangan dirinya bersama sejumlah rekannya ke Jakarta dilakukan untuk menyampaikan dan mengawal aspirasi masyarakat Indonesia.
“Teman-teman di sini ini datang ke Jakarta ya, ini mengawal aspirasi masyarakat Indonesia. Tidak ada niatan untuk membuat kerusuhan,” katanya.
Supriyono mengaku kecewa dengan apa yang mereka alami selama berada di Jakarta. Ia menilai persoalan pemblokiran rekening tersebut menjadi bagian dari kondisi yang menurutnya perlu dipertanyakan kepada pihak berwenang.
“Tapi apa yang kami alami di ibu kota ya, di Jakarta,” tuturnya.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...