Bopo Teguh Bantah AMPB Disetir Kader Gerindra Jelang Aksi 27 Agustus

0 Shares

PATI – Salah satu pentolan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Teguh Istiyanto alias Bopo Teguh, membantah adanya pihak dari Partai Gerindra yang mengarahkan atau menyetir gerakan AMPB untuk menggelar aksi di Jakarta pada 27 Agustus 2026.

Bantahan tersebut disampaikan Bopo Teguh saat memberikan penjelasan terkait konten Bocor Alus Politik Tempo yang menyinggung hubungan AMPB dengan sejumlah pihak menjelang aksi pada 27 Agustus 2026.

Bopo Teguh mengakui memang terdapat pertemuan antara perwakilan AMPB dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad sebelum aksi digelar. Namun, ia menegaskan pertemuan tersebut sebatas koordinasi mengenai tuntutan AMPB dan persiapan aksi.

“Iya ada pertemuan, tetapi kan dia pertemuan itu dalam rangka koordinasi itu, koordinasi satu dalam rangka tuntutan, yang kedua adalah dalam rangka untuk aksi 27-nya,” ujar Bopo Teguh di Pati, Jawa Tengah, Minggu (6/9/2026).

Soal Video Call dengan Prabowo

Bopo Teguh juga membenarkan adanya komunikasi melalui video call dengan Presiden Prabowo Subianto.

Namun, ia menegaskan komunikasi tersebut tidak berkaitan dengan upaya mengarahkan aksi AMPB. Menurutnya, dalam komunikasi itu AMPB hanya menyampaikan bahwa aksi yang akan dilakukan berlangsung secara damai serta membawa tuntutan terkait pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor.

“Kemudian yang kedua adalah video call-an sama presiden, iya, tetapi video call-an tersebut yaitu tadi, hanya kita menyatakan bahwa aksi kita damai, aksi kita adalah dalam rangka untuk meminta pengesahan pendapatan dan hukuman mati koruptor dan Pak Prabowo juga menyambut baik tersebut, itu saja, urusannya cuman itu ya,” katanya.

Bantah Ada Kader Gerindra Mengarahkan Aksi

Bopo Teguh secara khusus mempertanyakan informasi yang menyebut adanya kader Partai Gerindra yang disebut mengakomodasi atau mendorong AMPB untuk melakukan aksi di Jakarta.

Ia meminta pihak Bocor Alus Politik Tempo mengungkap secara jelas identitas orang yang dimaksud, termasuk lokasi dan pihak yang disebut terlibat dalam pertemuan tersebut.

“Terus kemudian yang ketiga ini yang saya apa pertanyakan ini dari bocor alus ini, ada kader partai Gerindra yang mendorong kita untuk melakukan demo atau apa ya namanya yang nyetir kita, itu tolong buka namanya siapa, kemudian pertemuannya sama siapa, di mana, kan gitu,” ujarnya.

Bopo Teguh menegaskan dirinya maupun Supriyono alias Botok Pati tidak mengenal sosok yang disebut dalam informasi tersebut. Ia juga membantah pernah melakukan pertemuan maupun komunikasi dengan kader Gerindra yang dimaksud.

“Saya sama Mas Botok itu tidak kenal orang Gerinda tersebut yang dimaksud, dan kita tidak pernah ada pertemuan tersebut, tidak ada apa namanya komunikasi atau hubungan apapun,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta informasi mengenai dugaan adanya pihak yang mengendalikan aksi AMPB dibuktikan secara jelas agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru di tengah masyarakat.

Bopo Teguh juga mengajak pihak yang memiliki kapasitas dan pengetahuan untuk turut berkontribusi dalam memperbaiki kondisi bangsa, bukan menyampaikan informasi yang menurutnya dapat merugikan pihak lain.

“Jadi tolong itu bocor alus, tolong ya, jangan senang ghibah orang, ayo kita berjuang bersama-sama. Seperti yang saya katakan, kalau tidak mampu ikut memperbaiki bangsa mending diam,” katanya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM

YANG BARU