HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Poros Muda Indonesia, Frans Freddy mengatakan bahwa ancaman peredaran gelap narkotika yang berpotensi menjangkau lingkungan permukiman hingga pelosok perkampungan menjadi perhatian serius berbagai elemen masyarakat.
Upaya pemberantasan narkoba dinilai tidak cukup hanya mengandalkan tindakan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam membangun sistem pencegahan sejak lingkungan terkecil.
“Kami menilai pentingnya penguatan kolaborasi antara Kepolisian Republik Indonesia dan masyarakat. Dengan gerakan Jaga Kampung dari Narkoba: Polisi Bersama Masyarakat, kami percaya akan menjadi langkah strategis dalam melindungi generasi muda dan menjaga keamanan lingkungan,” kata Frans dalam siaran persnya, Minggu (25/10/2026).
Dalam pandangannya, pemberantasan narkoba harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta seluruh elemen masyarakat.
Frans Freddy menilai bahwa lingkungan kampung dan permukiman harus menjadi benteng utama dalam mencegah masuk dan berkembangnya jaringan peredaran narkoba.
“Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan merupakan kekuatan sosial yang perlu didukung oleh kehadiran aparat kepolisian secara profesional dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, peran kepolisian tidak hanya terbatas pada tindakan represif terhadap pelaku kejahatan narkotika, tetapi juga harus diperkuat melalui pendekatan preventif, edukatif, dan humanis kepada masyarakat.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas, penguatan komunikasi dengan pengurus RT/RW, tokoh pemuda, dan perangkat desa merupakan bagian penting dalam membangun sistem deteksi dini terhadap potensi peredaran narkoba,” tutur Frans.
Lebih lanjut, alumnu Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Jayabaya tersebut berpandangan bahwa perang terhadap narkoba tidak boleh hanya berhenti pada penangkapan pengedar di tingkat bawah. Aparat penegak hukum harus mampu mengungkap jaringan peredaran narkotika secara menyeluruh, termasuk bandar, pemasok, pihak yang mendanai, serta aktor yang memperoleh keuntungan dari kejahatan tersebut.
“Penegakan hukum yang tegas, transparan, dan berkeadilan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian,” tandasnya.
Di sisi lain, masyarakat harus mendapatkan perlindungan ketika memberikan informasi mengenai dugaan peredaran narkoba kepada aparat penegak hukum. Mekanisme pelaporan yang aman dan menjaga kerahasiaan identitas pelapor perlu diperkuat agar masyarakat tidak merasa takut untuk berpartisipasi.
Frans Freddy juga menyoroti pentingnya perlindungan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Menurut pandangannya, keluarga, sekolah, organisasi kepemudaan, dan lingkungan sosial harus mengambil peran aktif dalam memberikan pendidikan serta membangun kesadaran mengenai bahaya narkoba.
“Gerakan jaga kampung juga perlu diwujudkan melalui kegiatan positif bagi generasi muda, seperti pembinaan karakter, olahraga, pendidikan hukum, pengembangan keterampilan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” terang Frans.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...