Viral! Dasar Laut Komodo Tampak Retak Setelah Gempa NTT, Benarkah Patahan Baru?

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Video bawah laut di kawasan Komodo ramai dibahas usai gempa NTT. Tampak struktur dasar laut seperti retak, namun penyebabnya masih perlu diteliti.

Sebuah video yang memperlihatkan kondisi dasar laut di kawasan Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), ramai dibicarakan di media sosial.

Rekaman tersebut menampilkan struktur dasar laut dengan celah memanjang yang disebut sebagai retakan setelah gempa NTT pada 15 Agustus 2026.

Video itu diunggah melalui akun Instagram @tarsisabat.

Dalam rekaman, seorang penyelam menunjukkan bagian dasar laut yang tampak mengalami perubahan struktur.

Pengunggah kemudian mengaitkan kondisi tersebut dengan gempa yang terjadi pada 15 Agustus 2026.

Klaim itu sontak memunculkan pertanyaan, apakah dasar laut di kawasan Komodo benar-benar mengalami patahan baru akibat gempa?

Dalam keterangannya, pengunggah menyebut dampak gempa tidak hanya terasa di daratan, tetapi juga diduga terlihat di bawah laut.

Rekaman tersebut disebut diambil di kawasan sekitar Komodo, Flores, dan Labuan Bajo.

Salah satu pengguna media sosial bahkan menanyakan kedalaman lokasi pengambilan gambar.

Pengunggah menjawab bahwa penyelaman dilakukan pada kedalaman sekitar 24 hingga 35 meter.

Meski video tersebut dikaitkan dengan gempa NTT, hubungan langsung antara struktur yang terlihat di dasar laut dengan gempa 15 Agustus 2026 belum dapat dipastikan hanya berdasarkan rekaman visual.

Pasalnya, video tidak dapat menunjukkan secara pasti kapan struktur tersebut terbentuk maupun apa penyebabnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Gesha Yuliani Nattasya
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Ronalds Petrus Gerson

BACA LAINNYA

Holopis UMKM

YANG BARU