JAKARTA, HOLOPIS.COM – Pilot Malaysia pembawa 70.144 butir ekstasi diduga menerbangkan pesawat ke Jakarta saat hasil tes urine kemudian menunjukkan positif kokain dan narkotika lain.
Fakta mengejutkan terungkap dari kasus penyelundupan narkotika di Bandara Soekarno-Hatta.
Seorang pilot asal Malaysia berinisial MS (39) diduga menerbangkan pesawat dari Kuala Lumpur ke Jakarta yang mengangkut sekitar 170 penumpang, sebelum akhirnya diketahui membawa 70.144 butir ekstasi.
Hasil tes urine juga menunjukkan MS positif MDMA, metamfetamin, dan kokain.
Kasus ini langsung menjadi sorotan karena pelaku bukan penumpang biasa, melainkan pilot yang bertugas mengendalikan pesawat rute MH727 Kuala Lumpur–Jakarta.
Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, mengatakan hasil tes urine mengindikasikan tersangka diduga mengonsumsi narkotika saat menjalankan penerbangan menuju Indonesia.
“Pilot ini positif MDMA, ekstasi, metamfetamin, dan kokain di dalam tes urine-nya. Berarti kemungkinan pada saat menerbangkan ke Indonesia posisinya memakai,” ujar Hengky.
Dari penggeledahan koper bagasi, petugas menemukan 14 bungkus ekstasi berisi total 70.144 butir yang disembunyikan di bawah tumpukan pakaian.
Tak hanya itu, aparat juga menemukan sekitar 4 gram metamfetamin di koper pribadi yang diduga untuk digunakan sendiri.
Menurut Bea Cukai, MS memanfaatkan fasilitas claim tag crew, yakni jalur pemeriksaan khusus bagi awak pesawat.
Modus itu diduga digunakan untuk menghindari pemeriksaan seperti yang diberlakukan terhadap penumpang umum.
Penyidik mengungkap, aksi ini bukan yang pertama.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, MS mengaku sudah tiga kali menjadi kurir narkotika lintas negara.


