JAKARTA, HOLOPIS.COM – Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) telah merilis hasil survei mereka. Di dalam survei yang dipublikasikan, salah satunya adalah soal data tingkat elektabilitas partai politik.
Dari hasil data mereka, SMRC mencatat bahwa partai dengan elektabilitas tertinggi masih diduduki oleh Partai Gerindra. Partai politik yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tersebut berada di angka 16,9 persen.
“Jika pemilu diadakan ketika survei terakhir dilakukan pada 5-19 Juli 2026, ada 25.9% warga yang belum tahu partai yang mau dipilih. Gerindra dipilih paling tinggi, 16.9%,” tulis SMCR seperti dikutip Holopis.com, Jumat (31/7/2026).
Sementara untuk pesaing beratnya yakni PDIP kepemimpinan Megawati Soekarnoputri masih cukup jauh tertinggal di 11,7 persen. Kemudian di bawahnya ada Partai Golongan Karya (Golkar) yang dipimpin oleh Bahlil Lahadalia di angka 9,6 persen.
Di bawahnya lagi ada partai berlambang Mersi yakni Partai Demokrat. Partai yang kini dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut berada di 8,1 persen. Sementara di bawahnya ada PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) kepemimpinan Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang berada di 5,4 persen.
Pada posisi ke enam, ada Partai Nasional Demokrat (NasDem). Dengan kepemimpinan Surya Paloh, partai tersebut berada di 4,4 persen. Sejajar dengan itu, ada PKS (Partai Keadilan Sejahtera) kepemimpin Presiden Almuzzammil Yusuf di angka 4,4 persen juga.
Untuk posisi ke delapan, ada partai berlambang gajah kepemimpin Kaesang Pangarep yang juga notabane adalah adik kandung Wapres Gibran Rakabuming Raka atau anak bungsu Joko Widodo. PSI (Partai Solidaritas Indonesia) berada di 4,1 persen.
Dalam posisi kesembilan, ada Partai Perindo di 4,1 persen. Dan urutan kesepuluh ada partai yang dipimpin oleh Zulkifli Hasan yakni PAN (Partai Amanat Nasional) dengan perolehan 1,9 persen.
Lantas untuk tangga kesebelas dan seterusnya, ada PPP (Partai Persatuan Pembangunan) dengan 1,3 persen. Disusul Partai Garuda dengan 1,0 persen. Lalu ada Partai Buruh kepemimpinan Said Iqbal di 0.9 persen. Ada Hanura di 0,6 persen.
Partai Gerakan Rakyat (PGR) yang baru saja didaftarkan ke Kemenkumham pun mendapat 0,5 persen karena mengusung nama Anies Rasyid Baswedan. Di tangga yang sama, ada PBB (Partai Bulan Bintang) dan Partai Ummat yang sama-sama mendapat 0,5 persen.
Kemudian ada Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) kepemimpinan bekas politisi Partai Demokrat yakni I Gede Pasek Suardika di 0,1 persen. Di bawahnya adalah Partai Gelora kepemimpinan Anis Matta di 0,0 persen. Sementara yang undecided voter masih ada 25,9 persen.

Trend Naik Turun, PAN Konsisten Turun


