Pengendara Ninja Positif Sabu Usai Pukul Pemotor di Jagakarsa, Netizen: Pantas Sok Jago!

0 Shares

JAKARTA, Holopis.comPengendara motor Ninja yang memukul pemotor di Jagakarsa ternyata positif sabu. Aksi brutalnya memicu banjir komentar netizen yang mengecam pelaku.

Fakta baru terungkap dalam kasus penganiayaan yang dilakukan seorang pengendara motor sport Kawasaki Ninja terhadap pemotor lain di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Setelah diamankan polisi, pelaku berinisial FRS (37) diketahui positif mengonsumsi narkotika jenis sabu berdasarkan hasil tes urine.

Temuan tersebut disampaikan aparat kepolisian setelah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang sebelumnya viral di media sosial karena memukul seorang pengendara motor di tengah jalan.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengatakan hasil tes urine menunjukkan FRS positif menggunakan sabu.

Polisi kini masih mendalami lebih lanjut keterkaitan penggunaan narkoba dengan aksi kekerasan yang dilakukan pelaku.

- Advertisement -

Selain itu, polisi juga mengungkap motif sementara di balik tindakan penganiayaan tersebut.

Berdasarkan keterangan yang diberikan pelaku saat diperiksa, ia mengaku ingin memukul seseorang karena mendapat “bisikan”.

“Pelaku mengaku hanya ingin memukul seseorang. Menurut keterangannya, ada bisikan yang membuatnya ingin melakukan pemukulan terhadap orang yang ditemuinya di jalan,” ujar Nurma.

Kasus ini bermula ketika seorang pengendara motor menjadi korban penganiayaan di jalan raya kawasan Jagakarsa.

Peristiwa tersebut terekam kamera dan videonya beredar luas di berbagai platform media sosial hingga memicu perhatian publik.

Korban yang diketahui merupakan pemilik akun Instagram @ahmadabdulazis21 menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tidak menabrak motor pelaku sebelum insiden terjadi.

Justru, menurut pengakuannya, pelaku beberapa kali sengaja mengarahkan sepeda motornya hingga mengenai bagian belakang kendaraan korban.

Situasi kemudian memanas ketika pelaku menghentikan korban dan menantangnya.

Tanpa banyak percakapan, FRS langsung melayangkan pukulan ke arah wajah korban sebanyak tiga kali.

Aksi brutal tersebut mengundang kecaman dari warganet. Setelah informasi mengenai hasil tes urine pelaku yang positif sabu beredar, kolom komentar di berbagai unggahan media sosial dipenuhi berbagai tanggapan.

Sejumlah netizen mengaitkan perilaku agresif pelaku dengan dugaan pengaruh narkotika.

Salah satu komentar yang banyak mendapat perhatian berbunyi, “Pantas sok jago, ternyata positif sabu.”

Komentar lain juga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk asal-usul narkotika yang dikonsumsi pelaku. Warganet berharap proses hukum dilakukan secara tegas agar memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang.

Saat ini, polisi masih melanjutkan penyidikan untuk melengkapi berkas perkara. Selain memproses dugaan tindak penganiayaan, penyidik juga mendalami dugaan pelanggaran terkait penyalahgunaan narkotika sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini kembali menjadi pengingat akan bahaya penyalahgunaan narkoba yang tidak hanya berdampak pada kesehatan pengguna, tetapi juga berpotensi memicu tindakan yang membahayakan keselamatan dan keamanan masyarakat di ruang publik.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU