Banjir Kota Palopo, Rumah dan Lahan Perkebunan Terendam Air Hingga 30 Sentimeter

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana banjir merendam sejumlah pemukiman warga yang ada di Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan semenjak beberapa hari yang lalu.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang kemudian menyebabkan debit air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga.

“Wilayah terdampak yaitu Kelurahan Salubattang dan Pentojangan yang berada di Kecamatan Telluwanua,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (16/6).

Bencana itu menurut Abdul, menyebabkan setidaknya sebanyak 10 unit rumah dan satu hektar lahan perkebunan terendam banjir.

“Ketinggian muka air saat banjir saat itu mencapai 30 sentimeter,” ujarnya.

Merespon kejadian bencana yang terjadi, Abdul mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, saat terjadi hujan deras dalam durasi lebih dari satu jam, masyarakat diharapkan berlindung di lokasi yang aman dan memperhatikan wilayah sekitar apabila terdapat tanda-tanda alam yang dapat berpotensi menjadi bencana turunan, seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor.

- Advertisement -

“Selanjutnya apabila terjadi peristiwa angin kencang, warga agar tetap bertahan di dalam bangunan seperti rumah atau gedung lainnya. Apabila berada di luar rumah agar mencari tempat berlindung yang aman dan jauhi pohon serta baliho atau bangunan semi permanen lainnya,” jelasnya.

Sementara itu bagi masyarakat yang berada di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan diharapkan agar tidak membakar sampah di lahan yang kering dan pastikan sampah yang terbakar telah padam tidak menyisakan bara atau api sekecil apapun.

“Bagi pemerintah daerah dan lembaga terkait agar melakukan penguatan personel dan peralatan serta rutin memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat sesuai dengan potensi bencana yang ada di wilayah masing-masing,” tutupnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU