HOLOPIS.COM, JAKARTA — Festival budaya Thailand terbesar di Jakarta resmi dibuka hari ini, menyajikan perpaduan unik antara diplomasi kreatif, kuliner autentik, hingga seni bela diri yang siap memanjakan warga ibu kota selama akhir pekan.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar membuka secara langsung gelaran Thai Festival Jakarta 2026 tersebut pada Jumat (10/7).
Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Kerajaan Thailand untuk Republik Indonesia ini berlangsung selama tiga hari penuh, mulai 10 hingga 12 Juli 2026.
Tidak hanya memamerkan keindahan pakaian adat Chud Thai, festival tahunan ini juga menyuguhkan aksi memukau olahraga Muay Thai, beragam kuliner khas, produk kriya, hingga penampilan musisi kontemporer asal Negeri Gajah Putih.
Wamen Ekraf Irene Umar menjelaskan bahwa festival ini merupakan ruang istimewa yang mempertemukan keunikan budaya, kreativitas, dan masyarakat dari kedua negara sahabat.
“Festival ini menunjukkan bahwa ekonomi kreatif mampu menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antarmasyarakat sekaligus mendorong kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan,” ujar Irene saat pembukaan acara.
Kehadiran jajaran Kementerian Ekraf dalam pembukaan festival ini sekaligus menjadi penanda penting bagi penguatan hubungan bilateral melalui sektor industri kreatif yang dinamis.
Duta Besar Kerajaan Thailand untuk Republik Indonesia, Prapan Disyatat, mengungkapkan rasa gembiranya atas antusiasme masyarakat Indonesia terhadap kebudayaan negaranya yang selalu tinggi.
Prapan menjelaskan bahwa Thai Festival Jakarta merupakan ajang terbaik untuk memperkenalkan secara langsung budaya, kuliner, pariwisata, dan potensi ekonomi kreatif Thailand kepada publik Indonesia.
“Kami berharap Thai Festival tahun ini menjadi kesempatan berharga bagi masyarakat kedua negara untuk saling memahami dan mempererat persahabatan,” kata Prapan dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Prapan juga menambahkan bahwa momentum kebersamaan ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama yang konkret antara Thailand dan Indonesia di masa mendatang.
Hubungan erat kedua negara di sektor ekonomi kreatif sebenarnya telah diperkuat melalui pembaruan Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani pada awal tahun ini.
Kementerian Ekraf bersama Pemerintah Thailand menyepakati pembaruan kerja sama tersebut pada 13 Februari 2026 dengan fokus pada teknologi digital, pengembangan kapasitas talenta, serta perluasan akses pasar global.
Irene Umar menegaskan komitmen pemerintah untuk terus membuka jalan bagi talenta kreatif lokal agar bisa bersaing di kancah internasional melalui kolaborasi festival seperti ini.
“Kami berharap semakin banyak kolaborasi yang terbangun melalui pertukaran talenta kreatif, promosi produk kreatif, penyelenggaraan festival bersama, hingga kerja sama investasi,” tambah Irene penuh optimisme.


