Tim Verifikasi Lapangan JIA 2026 Bangga Inovasi di RT 11 Gandaria Utara

3 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

Di sisi lain, Ibu RT yakni Nina Fauzia juga memaparkan bahwa salah pilar yang ada adalah ketahanan pangan. Ia menjelaskan bahwa warga mengelola pertanian dan perikanan sebagai bagian dari upaya untuk mendukung ketersediaan pangan lingkungan.

Lantas, Nina juga mengatakan di dalam pilar ketahanan pangan ini adalah sistem pengelolaan sampah. RT 11 punya alat pengepul sampah organik dengan sistem Komling (Kompos Keliling). Semua sampah organik akan diolah menjadi kompos.

Kompos Komling
Ketua RT 11 menunjukkan hasil Kompos Keliling yang dikemas ramah dan praktis. [Foto : Holopis.com/Ibnu]
“Kita ajak semua warga antisipasi olah sampah sehingga kita bisa menyelesaikan masalah sampah-sampah dari rumah masing-masing,” tutur Nina.

Selain alat pembuat kompos dari sampah organik, Nina juga mengatakan jika lingkungannya pun memiliki smart geprek. Alat ini digunakan untuk menggeprek sampah lebih mudah dan menarik. Apalagi infrastruktur tersebut didukung dengan jingle berjudul Komling Mania.

Akibat keberadaan sistem Komling (Kompos Keliling), Koma (Kompos Mandiri), dan Smart Geprek, membuat warga RT 11 sampai defisit sampah secara maksimal.

“Kita sampai kekurangan sampah,” lanjutnya.

Respons Positif Verifikator

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Muammar Muslim yang merupakan Ketua Satuan Pelaksana Invensi dan Inovasi pada Pusat Riset dan Inovasi Daerah (PRID) di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta memberikan apresiasi kinerja dan peran aktif RT 11 dan warganya. Ia menilai RT 11 ini kompak.

“Tantangan biasanya RT dan pengurusnya aktif, RW dan Lurahnya aktif tapi warganya tidak. Kalau warganya aktif RT dan pengurus lingkungannya tidak. Tapi RT 11 ini pengurus dan warganya kompak semua,” kata Muammar.

Ia mengatakan bahwa inovasi RT 11 ini akan dibawa ke Jakarta Innovation Days. Nantinya akan ada malam apresiasi yang menjadi bagian dari program BAPPEDA DKI Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Rizky Agung Wibowo juga mengapresiasi inovasi yang dijalankan RT 11. Apalagi semuanya dikerjakan secara kompak dari baik pengurus RT, pemerintah daerah maupun warganya.

“Yang terberat dari buah inovasi itu adalah komitmen dari warganya. Kebetulan warga di Gandaria Utara ini lengkap ya, dari modalnya ada, dari komitmennya ada, lalu inovasi dan sistemnya ada dan terintegrasi. Ini jadi nilai lebih dari sistem Bang Jali ini,” ucap Rizky.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
3 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU