HOLOPIS.COM, JAKARTA – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di DKI Jakarta tercatat sebesar 5,79 persen per Mei 2026. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun menggencarkan program pelatihan kerja untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dan memperluas kesempatan kerja.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sejumlah indikator kemiskinan dan ketenagakerjaan di Jakarta menunjukkan perbaikan. Persentase penduduk miskin pada Maret 2026 juga tercatat sebesar 3,96 persen, atau untuk pertama kalinya berada di bawah 4 persen.
“Alhamdulillah di bulan Maret kemarin, baru pertama kali Jakarta itu persentase penduduk miskinnya di bawah 4 persen, yaitu 3,96 persen,” kata Pramono dalam konferensi pers realisasi APBD Triwulan III Tahun 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, dikutip Holopis.com, Rabu (21/10).
Selain penurunan angka pengangguran, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Jakarta mencapai 66,05 persen. Angka tersebut meningkat 0,57 poin persentase dibandingkan Februari 2026.
Untuk mendukung penyerapan tenaga kerja, Pemprov DKI menjalankan program Mobile TrainingUnit (MTU) yang memberikan pelatihan keterampilan kepada masyarakat. Materi pelatihan meliputi tata rias, penataan rambut, menjahit, hingga pembelajaran bahasa asing.
“Kita juga untuk membuat menyiapkan tenaga kerja yang ada di Jakarta, Pemerintah DKI Jakarta mengadakan yang disebut dengan Mobile Training Unit,” ujar Pramono.
Pramono menjelaskan, pelatihan tersebut disiapkan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja, termasuk bagi mereka yang ingin bekerja di luar negeri.
“Dan yang sekarang menjadi antusiasme tinggi itu belajar bahasa,” ujarnya.
Menurut Pramono, kemampuan bahasa menjadi salah satu persyaratan yang perlu dipenuhi calon pekerja sebelum berangkat ke negara tujuan. Pemprov DKI pun memberikan pembekalan kepada sejumlah tenaga kerja yang akan bekerja di Jerman, Jepang, dan kawasan Timur Tengah.
“Ketika kita beberapa waktu yang lalu mengirim beberapa tenaga kerja dari Jakarta untuk bekerja di luar negeri, ke Jerman, ke Jepang, dan juga satu lagi ke Timur Tengah, maka sebelum berangkat kami minta untuk bahasanya ini diajarkan semakin baik,” tutur Pramono.
Di samping pelatihan, Pemprov DKI juga melibatkan perusahaan dalam upaya menyiapkan tenaga kerja. Pramono menyebut terdapat sekitar 214 perusahaan yang terlibat dalam berbagai kegiatan terkait penyiapan tenaga kerja.
Pemprov DKI juga berencana memperluas penerima manfaat transportasi umum gratis mulai 1 Januari 2027. Salah satu kelompok yang akan mendapatkan fasilitas tersebut adalah masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.
“Karena saya yakin di ruangan ini kalau mencari kerja pakai bus naik-turun, MRT, LRT, memorinya pasti teringat sekali dan itu akan menjadi luar biasa kalau kita gratiskan,” pungkasnya.





💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...