Ia menambahkan, hasil pemeriksaan terkait kondisi kejiwaan akan disampaikan oleh dokter ahli yang berwenang. Sementara itu, tersangka saat ini ditahan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Polda Metro Jaya menyatakan proses penanganan perkara masih berlangsung. Motif kejadian dan hasil pemeriksaan kondisi kejiwaan tersangka belum disampaikan karena masih menunggu pendalaman penyidik dan pemeriksaan ahli.
Kasus penembakan Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai oleh juniornya, Bharada Andika Rahmadani (Bharada AR), merupakan insiden sesama anggota Polri yang terjadi di Markas Direktorat Kepolisian Udara (Ditpoludara) Korpolairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan pada hari umat, 16 Oktober 2026 dini hari sekitar pukul 05.30 WIB. Diduga, motif di balik aksi brutal tersebut adalah adanya kasus perundungan atau bullying. Namun Budi menyatakan hal itu masih perlu pemeriksaan mendalam oleh tim ahli.
“Nanti dokter ahli psikiatrikum yang akan menyampaikan, termasuk posisinya pada saat ini menjadi tahanan Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan proses perkara nanti kita akan update baik yang dilakukan oleh Bid Propam maupun Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” pungkas Budi.





💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...