“SPI mengajak seluruh anggota, organisasi petani, masyarakat sipil, dan masyarakat luas untuk memperkuat solidaritas terhadap warga yang terdampak karhutla,” sambungnya.
Terakhir, Henry Saragih juga mengingatkan kembali bahwa Karhutla tidak cukup ditangani dengan memadamkan api. Akar persoalannya harus dibenahi, hak petani atas tanah harus dilindungi, dan lingkungan harus dipulihkan secara adil.
“Reforma Agraria Sejati dan agroekologi merupakan bagian penting dari perjuangan untuk mewujudkan keadilan ekologis, kedaulatan pangan, serta kesejahteraan petani dan seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...