Prabowo Siap Umumkan Nama Perusahaan yang Diduga Bertanggung Jawab atas Karhutla

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto mengancam akan mencabut izin usaha perusahaan yang terbukti melanggar aturan dan terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah kini menelusuri dugaan pelanggaran oleh sejumlah korporasi, termasuk perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia.

Prabowo bahkan mengungkap adanya satu perusahaan yang diduga berkali-kali terlibat dalam kasus karhutla. Ia menyebut jumlah dugaan keterlibatan perusahaan tersebut mencapai 19 kali.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026, Kamis (22/10).

Menurut Prabowo, pemerintah sedang menelusuri perusahaan-perusahaan yang diduga melanggar ketentuan pengelolaan lahan dan pencegahan karhutla. Ia menilai pelanggaran yang terjadi berulang kali perlu mendapat tindakan tegas agar memberikan efek jera.

“Siapa pun kalau dia melanggar, sudahlah, cabut saja! Saya enggak ragu-ragu, saya cabut saja nanti,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan, pencabutan izin dapat menjadi salah satu langkah yang diambil pemerintah terhadap perusahaan yang terbukti melanggar aturan.

Prabowo juga menyinggung dugaan keterlibatan perusahaan asing dalam persoalan karhutla di Indonesia. Menurutnya, sejumlah korporasi yang diduga berulang kali melakukan pelanggaran terindikasi berasal dari luar negeri.

Ia menilai situasi tersebut ironis karena negara asal perusahaan-perusahaan itu kerap mempertanyakan penanganan karhutla di Indonesia, sementara korporasi mereka sendiri diduga memiliki persoalan terkait kebakaran hutan dan lahan.

“Padahal, banyak yang bertanggung jawab (terhadap karhutla) adalah perusahaan-perusahaan mereka (luar negeri) yang di sini. Nanti pada saatnya kita umumkan nama-nama itu,” kata dia.

Prabowo menyatakan pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan terhadap perusahaan yang terbukti bertanggung jawab, termasuk korporasi yang telah memegang konsesi lahan selama bertahun-tahun.

Meski demikian, nama-nama perusahaan yang dimaksud belum diumumkan dalam pernyataan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo turut menyoroti pentingnya pengelolaan lahan hutan dan perkebunan secara bertanggung jawab. Ia menilai masyarakat yang tinggal di sekitar hutan memiliki kepentingan langsung untuk menjaga lingkungan karena kehidupan mereka bergantung pada alam.

“Saya yakin, orang Kalimantan hidupnya dari tanah dan hutan, tidak mungkin rela hutannya terbakar. Dia hidup di situ, tapi dia yang menderita, anak-anak yang menderita. Tidak mungkin rakyat setempat (yang melakukan karhutla),” jelas dia.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU