Rafale memiliki kecepatan maksimum Mach 1,8 dan kapasitas membawa persenjataan hingga 9.500 kilogram. Pesawat ini diharapkan memperkuat kemampuan TNI AU dalam menjaga ruang udara nasional.
Indonesia juga menerima empat unit Dassault Falcon 8X. Pesawat yang dapat menampung sekitar 13–16 penumpang ini memiliki jangkauan terbang hingga 11.945 kilometer untuk menunjang kebutuhan mobilitas udara jarak jauh.
Untuk mendukung operasi angkut taktis, pemerintah turut mendatangkan delapan helikopter H225M Caracal dan dua helikopter H225T VVIP.
Helikopter Mi-35M hingga Kendaraan Tempur Amfibi
Penguatan alutsista tidak hanya menyasar TNI AL dan TNI AU. TNI Angkatan Darat juga menerima dua helikopter Mi-35M buatan Rusia pada pertengahan 2026.
Helikopter tersebut mulai beroperasi di Pusat Penerbangan Angkatan Darat di Semarang pada awal September 2026. Selain memiliki kemampuan tempur, Mi-35M direncanakan mendukung pengiriman logistik, terutama ke wilayah Papua yang memiliki tantangan geografis.
Di sisi lain, Korps Marinir TNI AL menerima 12 kendaraan tempur amfibi AAV-M35 buatan Amerika Serikat pada September 2026.
Kendaraan tersebut dirancang untuk bergerak di darat maupun air dan mampu mengangkut hingga 24 personel. AAV-M35 menggunakan mesin berkekuatan 525 horsepower dengan kecepatan maksimum sekitar 75 kilometer per jam di darat dan 15 kilometer per jam di air.
Untuk mendukung operasi militer, kendaraan ini juga dilengkapi senapan mesin kaliber 12,7 milimeter dan pelontar granat otomatis kaliber 40 milimeter.
Penguatan Pertahanan di Berbagai Matra
Berbagai pengadaan tersebut mencerminkan upaya pemerintah memperkuat kemampuan operasional TNI di sektor darat, laut, dan udara.
Selain untuk menjaga kedaulatan negara, sejumlah alutsista juga memiliki fungsi pendukung dalam operasi kemanusiaan, termasuk pengiriman logistik ke wilayah terdampak bencana dan daerah dengan akses terbatas.
Presiden Prabowo menekankan bahwa pembangunan kekuatan militer harus berjalan seiring dengan peningkatan efektivitas pelaksanaan tugas TNI.
Dengan wilayah Indonesia yang luas dan terdiri atas ribuan pulau, kesiapan personel serta kemampuan alutsista menjadi bagian penting dalam mendukung pertahanan nasional.




