“C dan D ini perbedaan jumlah gulanya. Banyak banget kan? Kalau tetap mau minum ini, minta ke baristanya yang less sweet,” tuturnya.
Ajak Konsumen Lebih Cermat Memilih Minuman
Melalui penjelasan tersebut, Budi mendorong masyarakat agar lebih sadar terhadap kandungan gula dalam minuman siap saji. Informasi pada label diharapkan membantu konsumen membandingkan produk dan menentukan pilihan sesuai kebutuhan.
Ia juga mengajak masyarakat menyampaikan pendapat mengenai penerapan label tersebut pada minuman siap saji.
“Kalian setuju enggak, semua minuman siap saji ditempelin Nutri-Level seperti ini?” pungkasnya.
Nutri-Level menjadi salah satu upaya untuk memberikan informasi gizi yang lebih mudah dipahami konsumen. Dengan mengetahui kategori minuman sebelum membeli, masyarakat diharapkan dapat lebih mempertimbangkan asupan gula dalam kesehariannya.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...