Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, DPR: Usut Dalangnya!

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, dapat perhatian serius dari DPR. Sejumlah anggota DPR menilai insiden itu harus segera diusut tuntas karena mencederai iklim demokrasi di Indonesia.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendesak kepolisian untuk bergerak cepat mengungkap siapa pelaku serta dalang di balik serangan brutal tersebut. Menurutnya, aksi kekerasan terhadap aktivis merupakan bentuk teror yang tidak dapat ditoleransi.

Ia menilai penegakan hukum yang transparan sangat penting agar publik mengetahui motif sebenarnya di balik peristiwa tersebut. Apalagi jika serangan itu berkaitan dengan aktivitas korban sebagai pembela hak asasi manusia.

“Saya minta pihak kepolisian segera mengusut tuntas siapa pelaku dan dalang di balik penyerangan ini, ungkap motifnya secara terang,” kata Sahroni di Jakarta, Jumat.

Desakan serupa juga disampaikan anggota Komisi III DPR RI Soedison Tandra. Ia bilang kasus tersebut harus diproses secara serius karena menyangkut keselamatan warga negara.

Menurutnya, penyelidikan tidak boleh terhambat oleh latar belakang korban sebagai aktivis. Bagi dia, yang terpenting adalah memastikan negara mampu melindungi setiap warga dari tindak kekerasan.

“Polisi sebagai aparat negara, pelindung masyarakat, ya wajib untuk mengungkap ini seterang-terangnya dan menangkap si pelaku dan mengetahui motif di balik itu,” kata Soedison.

Pun, dia menambahkan komitmennya untuk mengawal proses penanganan kasus tersebut agar berjalan transparan hingga pelaku berhasil ditangkap.

Sebelumnya, pihak KontraS mengungkap Andrie Yunus menjadi korban serangan oleh orang tak dikenal yang menyiramkan air keras. Serangan tersebut menyebabkan luka pada beberapa bagian tubuh korban serta gangguan pada penglihatannya.

Peristiwa itu terjadi tidak lama setelah Andrie menyelesaikan rekaman siniar (podcast) di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Dalam kegiatan tersebut, ia diketahui membahas isu militerisme serta rencana judicial review terhadap Undang-Undang TNI.

Dari informasi awal yang dihimpun, kejadian berlangsung sekitar pukul 23.37 WIB di kawasan Jalan Salemba I, Jakarta Pusat. Saat itu Andrie tengah mengendarai sepeda motor sendirian.

Di tengah perjalanan, dua orang pelaku yang juga menggunakan sepeda motor mendekati korban. Tanpa peringatan, mereka langsung menyiramkan air keras sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

Akibat serangan tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen bagian tubuh. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat, terutama pada bagian mata yang terkena cairan berbahaya tersebut.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Dani Yoga
Tim Penulis & Editor
Dani Yoga
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU