Wisuda 1.944 Prabahtar, Kasad Tekankan Pentingnya Sinergi TNI-Polri

2 Shares

HOLOPIS.COM, MAGELANG – Sebanyak 1.944 Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian (Prabahtar) Tahun 2026 resmi menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan integratif di Resimen Chandradimuka Akademi TNI, Magelang, Jawa Tengah.

Pendidikan tersebut ditutup dengan upacara wisuda yang digelar Kamis (8/10/2026). Upacara dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Rudi Darmoko.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dari total 1.944 Prabahtar, sebanyak 1.595 merupakan Taruna Akademi TNI, sedangkan 349 lainnya berasal dari Akademi Kepolisian.

Rinciannya, Taruna Akademi TNI terdiri dari 913 Taruna Akademi Militer, 413 Taruna Akademi Angkatan Laut, dan 269 Taruna Akademi Angkatan Udara. Sementara dari Akademi Kepolisian terdapat 319 Taruna dan 30 Taruni.

Pendidikan dasar keprajuritan integratif tersebut berlangsung selama dua bulan. Para Taruna dari lingkungan TNI dan Polri ditempa secara bersama sejak awal pendidikan sebagai bagian dari pembentukan karakter dan disiplin sekaligus membangun pemahaman mengenai pentingnya kerja sama kedua institusi.

Selama pendidikan, para Prabahtar tidak hanya mendapatkan pembekalan fisik dan keterampilan dasar keprajuritan. Mereka juga ditempa untuk membangun pola pikir, sikap, serta karakter sebagai calon perwira.

Wisuda Prabhatar 2026 Holopis
Penampilan para peserta wisuda Prabhatar 2026 di Magelang, Jawa Tengah, Kamis 8 Oktober 2026. [Foto : Dok. Dispenad]

Pengalaman menjalani pendidikan bersama diharapkan menjadi modal bagi para calon perwira untuk membangun komunikasi dan kebersamaan ketika nantinya kembali melanjutkan pendidikan di akademi masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad menekankan agar semangat kebersamaan dan integrasi yang telah terbentuk selama pendidikan tetap dipertahankan ketika para Prabahtar menjalankan tugas di masa mendatang.

Menurutnya, perkembangan lingkungan strategis menghadirkan tantangan yang semakin beragam. Ancaman yang dihadapi aparat keamanan tidak hanya berkaitan dengan konflik bersenjata, tetapi juga mencakup ancaman siber, disinformasi, kejahatan lintas negara hingga bencana yang membutuhkan penanganan cepat dan terpadu.

Karena itu, para calon perwira TNI dan Polri dituntut memiliki kemampuan beradaptasi serta menguasai perkembangan teknologi.

Kasad juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Prabahtar yang telah menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan integratif.

2 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU