HOLOPIS.COM, BOGOR – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres menyampaikan apresiasi kepada Indonesia atas kontribusinya dalam mendukung kerja sama internasional, termasuk operasi pemeliharaan perdamaian. Apresiasi tersebut disampaikan di tengah pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.
Selain membahas dukungan Indonesia terhadap PBB, keduanya juga menyoroti reformasi sistem multilateral, pembiayaan pembangunan, aksi iklim, hingga situasi di Wilayah Palestina yang Diduduki.
Apresiasi Guterres disampaikan melalui rilis Kantor PBB di Jakarta. Indonesia dinilai berkontribusi dalam mendukung multilateralisme, termasuk melalui keterlibatannya dalam operasi pemeliharaan perdamaian.
“Terima kasih kepada Indonesia atas dukungannya terhadap multilateralisme dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk melalui kontribusinya dalam operasi pemeliharaan perdamaian,” kata Sekjen seperti disampaikan dalam rilis Kantor PBB di Jakarta, Ahad.
Guterres juga mengapresiasi kepemimpinan Indonesia dalam mendorong pembiayaan pembangunan yang inovatif serta memajukan aksi iklim.
Dukungan terhadap multilateralisme menjadi salah satu aspek penting dalam hubungan Indonesia dan PBB. Melalui kerja sama internasional, negara-negara diharapkan dapat membangun kesepahaman untuk menghadapi persoalan bersama, mulai dari konflik hingga tantangan pembangunan berkelanjutan.
Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Isu Global
Presiden Prabowo menerima Guterres di kediaman pribadinya, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, termasuk reformasi sistem multilateral dan kemajuan pencapaian Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan.
Keduanya juga membicarakan berbagai persoalan global dan regional, termasuk situasi di Wilayah Palestina yang Diduduki.
Sekretariat Presiden RI menjelaskan bahwa pertemuan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kemitraan Indonesia dengan PBB dalam menghadapi berbagai tantangan internasional.
“Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis serta upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama multilateral dalam menghadapi berbagai tantangan global. Pertemuan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat dialog dan kemitraan antara Indonesia dan PBB, sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam mendorong perdamaian, stabilitas, dan penyelesaian berbagai persoalan global melalui pendekatan multilateral,” demikian siaran resmi Sekretariat Presiden.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo didampingi sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Turut hadir Wakil Tetap RI untuk New York Umar Hadi.
Sementara itu, Guterres didampingi sejumlah pejabat dan perwakilan PBB, termasuk Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Isu Air Retno Marsudi serta Kepala Perwakilan PBB untuk Indonesia atau UN Resident Coordinator Gita Sabharwal.



