Moreno juga menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud menyepelekan maupun melecehkan forum rapat DPR.
Dengan adanya permintaan maaf tersebut, persoalan video call Moreno kini juga mendapat sorotan dari sisi etika kelembagaan setelah Prof Jimly meminta MKD DPR menjadikannya sebagai temuan dugaan pelanggaran kode etik untuk diproses sebagaimana mestinya.




