HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ferdinand Hutahaean menilai Gibran Rakabuming Raka bakal aman dari pemakzulan hingga 2029. Namun, ia memprediksi koalisi akan meninggalkannya setelah itu.
Nasib Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali jadi sorotan.
Di tengah polemik dokumen penyetaraan pendidikan yang mencuat setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK), politikus Ferdinand Hutahaean melontarkan prediksi tajam, Gibran bakal aman sampai 2029, tetapi setelah itu berpotensi ditinggalkan koalisi pendukung pemerintah.
Ferdinand menilai peluang DPR RI memproses pemakzulan Gibran sangat kecil.
Alasannya, mayoritas partai di parlemen merupakan bagian dari koalisi pendukung Presiden Prabowo Subianto.
Menurut dia, partai-partai tersebut cenderung menjaga stabilitas pemerintahan daripada mengambil langkah politik yang berisiko mengguncang koalisi.
“Jangan pernah berharap bahwa DPR RI akan membahas tentang pemakzulan Gibran Rakabuming Raka dari jabatannya sebagai Wakil Presiden,” ujar Ferdinand, Minggu (11/10/2026).
Ferdinand memperkirakan Gibran tetap menjabat hingga masa jabatan berakhir pada 2029.
Namun, ia memprediksi dukungan politik terhadap putra Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu bisa berubah setelah periode tersebut.
“Maka saya meyakini Koalisi Indonesia Maju akan memilih tidak memakzulkan Gibran, tetapi 2029 akan meninggalkan Gibran,” tegasnya.
Prediksi itu menggambarkan kemungkinan perubahan peta dukungan politik setelah 2029.
Meski begitu, pernyataan tersebut merupakan pandangan Ferdinand, bukan kepastian mengenai keputusan koalisi mendatang.
Ferdinand juga menilai anggota DPR bakal berpikir dua kali untuk mendorong pemakzulan.



