HOLOPIS.COM, JAKARTA – Papua kini mendapat dorongan besar di sektor digital setelah proyek Kabel Laut Pukpuk atau Pukpuk Cable resmi dioperasikan di Jayapura, Jumat. Kehadiran infrastruktur digital ini disebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas internet sekaligus membuka peluang ekonomi baru di kawasan timur Indonesia.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo mengatakan Papua memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat konektivitas dan ekosistem digital di kawasan Asia-Pasifik.
“Papua memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai pusat konektivitas dan ekosistem digital di kawasan Asia-Pasifik,” kata Angga usai peresmian Pukpuk Cable di Jayapura, Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, pembangunan konektivitas digital tidak boleh hanya terfokus di wilayah utama Indonesia. Kawasan strategis seperti Papua dan Indonesia timur juga harus mendapat perhatian agar pemerataan pembangunan bisa benar-benar terwujud.
“Kehadiran Pukpuk Cable di kawasan Asia-Pasifik memiliki arti strategis karena tidak hanya memperkuat akses digital di Papua, tetapi juga meningkatkan ketahanan dan keberagaman jalur konektivitas internasional Indonesia,” ujarnya.
Angga menjelaskan konektivitas digital yang semakin kuat akan membuka banyak peluang baru bagi masyarakat. Mulai dari pertumbuhan ekonomi digital, akses pendidikan daring, layanan kesehatan digital, hingga aktivitas sosial dan bisnis yang lebih mudah dijangkau masyarakat di daerah.
“Oleh karena itu kami memandang pembangunan infrastruktur digital harus dilakukan secara berkelanjutan dan selaras dengan kepentingan nasional agar mampu menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berdampak luas bagi masyarakat,” katanya.
Kementerian Komunikasi dan Digital juga mengapresiasi kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, hingga pelaku industri yang telah mendukung proyek Kabel Laut Pukpuk sejak diinisiasi pada 2016 hingga akhirnya resmi terealisasi tahun ini.
Pemerintah menilai pembangunan infrastruktur digital menjadi bagian penting dari agenda strategis nasional yang sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong transformasi digital dan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.
Menurut Angga, konektivitas digital kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat regional maupun global.



