HOLOPIS.COM, JAKARTA –Pernah terlibat dalam operasi di Papua hingga menduduki kursi Pangkostrad, Saleh Mustafa kini bikin kejutan dengan tugas barunya sebagai Wamentan.
Perjalanan panjang Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa di dunia militer kini memasuki babak baru.
Setelah puluhan tahun mengemban berbagai jabatan strategis di TNI Angkatan Darat, Saleh dipercaya masuk ke pemerintahan sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan).
Presiden Subianto melantik Saleh Mustafa di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Ia ditugaskan sebagai Wamentan untuk melanjutkan sisa masa jabatan pemerintahan periode 2024-2029.
Penunjukan ini menarik perhatian karena latar belakang Saleh cukup berbeda dengan dunia pertanian.
Sebagian besar kariernya justru dibangun melalui penugasan militer, mulai dari lingkungan Kopassus hingga sejumlah posisi komando penting di TNI AD.
Salah satu fase penting dalam perjalanan tugasnya terjadi ketika Saleh dipercaya memimpin Kodam XVII/Cenderawasih.
Saat menjabat sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih, Saleh terlibat dalam penanganan situasi keamanan di Papua, termasuk tugas yang berkaitan dengan upaya pembebasan pilot Susi Air, Philip Mehrtens.
Pilot berkewarganegaraan Selandia Baru tersebut disandera kelompok bersenjata di Papua sejak Februari 2023.
Philip Mehrtens kemudian berhasil dibebaskan pada September 2024.
Jauh sebelum bertugas di Papua, Saleh juga memiliki pengalaman dalam operasi keamanan di Poso.
Ia pernah terlibat dalam Operasi Tinambola yang kemudian berkembang menjadi Operasi Madago Raya.



