Inflasi September 2026 Tembus 3,28%, Kemenkeu Ungkap Dampaknya ke Daya Beli Masyarakat

0 Shares

BPS mencatat terdapat sejumlah kelompok pengeluaran yang menjadi penyumbang utama inflasi September 2026.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi salah satu penyumbang terbesar dengan inflasi sebesar 4,37 persen dan memberikan andil inflasi sebesar 1,28 persen.

“Komoditas dengan andil inflasi terbesar pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau terutama ikan segar, daging ayam ras, cabai rawit, beras, minyak goreng, skm, dan daging sapi,” kata Ateng dalam konferensi pers.

Selain pangan, kelompok transportasi juga turut mendorong inflasi. Kelompok ini mencatat inflasi sebesar 4,84 persen dengan andil 0,58 persen.

Kenaikan pada kelompok transportasi terutama berasal dari komoditas bensin, tarif angkutan udara, pelumas, sepeda motor, pemeliharaan atau servis, serta mobil

Sementara itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi paling tinggi di antara kelompok yang disebutkan, yakni mencapai 7,77 persen dengan andil inflasi sebesar 0,53 persen.

- Advertisement -

“Inflasi pada kelompok ini terutama terjadi pada komoditas emas dan perhiasan,” tutur Ateng.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Tim Penulis & Editor
Khoirudin Ainun Najib

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU