BOGOR, HOLOPIS.COM – Video aksi “Boti Hunter” menggegerkan media sosial. Sejumlah waria tampak berlarian dikejar, bahkan ada yang diduga disiram air seni hingga memicu pro-kontra.
Sebuah video yang memperlihatkan aksi sekelompok pemuda mengejar sejumlah waria di Kota Bogor viral di media sosial.
Rekaman tersebut memicu perdebatan karena memperlihatkan tindakan yang diduga mengarah pada intimidasi dan kekerasan terhadap para waria.
Video itu diunggah oleh akun Instagram yang mengatasnamakan “Bogor Bersih LGBT” dan kemudian menyebar luas ke berbagai platform media sosial.
Dalam rekaman tersebut, terlihat belasan pemuda mendatangi sejumlah lokasi yang disebut kerap menjadi tempat berkumpul waria pada malam hari.
Sejumlah waria tampak berlarian menghindari kejaran para pemuda.
Dalam video yang beredar juga terlihat adanya tindakan pelemparan botol yang disebut berisi air seni ke arah para waria.
Aksi tersebut langsung menuai beragam respons dari masyarakat.
Sebagian warganet mengaku mendukung langkah para pemuda karena dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Namun, tidak sedikit pula yang mengecam cara yang digunakan karena dianggap mengandung unsur persekusi dan kekerasan.
Salah satu komentar yang ramai dibagikan menegaskan bahwa perbedaan pandangan terhadap identitas seseorang tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan tindakan main hakim sendiri.
“Seseorang tidak setuju dengan orientasi seksual atau identitas gender orang lain, itu tidak berarti mereka boleh melakukan kekerasan, penghinaan, atau main hakim sendiri. Kalau ada sekelompok orang yang mengejar, memukul, atau mempermalukan orang, mereka tetap bisa dimintai pertanggungjawaban berdasarkan hukum pidana jika melakukan kekerasan atau tindakan melawan hukum,” tulis salah satu warganet.
Di sisi lain, ada pula pengguna media sosial yang memberikan dukungan terhadap aksi tersebut.


