Polri Tidak Terima Disebut Terlibat Bentrok di Pulau Rempang

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Mabes Polri bersikeras bahwa tidak ada tindakan kekerasan saat terjadi bentrokan dengan warga Pulau Rempang, Batam yang menolak pembangunan Rempang Eco City.

Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kemudian malah tidak terima jika ternyata anggota Polri bersikap represif sehingga bentrokan dengan warga tidak terhindarkan.

“Jadi jangan dibawa ini bentrok ya. Ini adalah kegiatan aparat keamanan ya, di mana ada masyarakat yang tidak memahami keberadaan aparat keamanan untuk melakukan pengamanan kegiatan tersebut,” klaim Ahmad Ramadhan dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Sabtu (9/9).

Ahmad kemudian juga berdalih bahwa beberapa korban yang mengalami luka-luka dan ratusan siswa pingsan adalah atas nama pengamanan pengukuran lahan untuk proyek strategis nasional tersebut.

“Jadi kita tidak bentrok, tapi kita melakukan pengamanan. Sekali lagi poinnya adalah situasi kondusif, tidak ada korban di pihak masyarakat dan di pihak aparat keamanan,” kilahnya.

Ahmad kemudian juga tidak mengakui adanya korban yang terjadi dalam insiden bentrokan tersebut. Termasuk beberapa siswa serta warga yang pingsan akibat gas air mata yang ditembakan aparat.

- Advertisement -

“Terkait dengan informasi-informasi yang berkembang yang menyampaikan adanya beberapa siswa pingsan, bahkan ada yang menyebutkan ada seorang bayi meninggal dunia itu adalah tidak benar,” ujarnya.

“Jadi tidak ada korban, saya ulang tidak ada korban dalam peristiwa kemarin,” imbuhnya.

Ahmad kemudian mengutip pernyataan Polda Kepulauan Riau (Kepri) yang menganggap situasi di Pulau Rempang saat ini sudah kondusif.

“Kami mendapat informasi dari Polda Kepulauan Riau, situasi di lokasi sudah kondusif sejak kemarin,” tuturnya.

Mengenai gas air mata yang menyebabkan gangguan penglihatan sementara para warga, Ahmad berdalih bahwa itu sudah sesuai protokol.

“Yang ada, karena tindakan pengamanan oleh aparat kepolisian dengan menyemprotkan gas air mata, ketiup angin sehingga terjadi gangguan penglihatan untuk sementara,” jelas Ramadhan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU