50 Talenta Muda Jateng Adu Inovasi AI di YCWC 2026

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, SEMARANG – Puluhan anak muda Jawa Tengah dan DIY mulai menunjukkan kemampuan mereka dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Sebanyak 50 peserta terpilih memamerkan sekaligus melombakan aplikasi berbasis AI dalam Local Exhibition Young Coder World Cup (YCWC) 2026 Wilayah Jawa Tengah-DIY di Wisma Perdamaian, Semarang, Minggu (27/9/2026).

Ajang yang diselenggarakan Timedoor Academy tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Kompetisi mengusung tema “AI for Daily Life”, dengan mendorong peserta menciptakan aplikasi yang dapat memberikan solusi praktis terhadap persoalan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Panitia YCWC 2026 Rahma Asyifa mengatakan antusiasme peserta cukup tinggi. Dari 250 orang yang mendaftar, sebanyak 50 peserta dinyatakan lolos tahap penyisihan dan berhak mengikuti tahapan exhibition.

Menurut Rahma, YCWC tidak hanya menguji kemampuan peserta dalam coding dan AI. Kompetisi tersebut juga dirancang untuk mengembangkan kemampuan kreativitas, kolaborasi, komunikasi, sekaligus memperkuat literasi digital generasi muda.

“Ini untuk membuktikan bahwa generasi muda adalah pionir perubahan yang memegang kunci inovasi masa depan di level global,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Holopis.com Jateng, Minggu (27/9/2026).

YCWC 2026 menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk menunjukkan bahwa kemampuan teknologi dapat diarahkan pada kebutuhan yang lebih konkret.

Melalui tema AI for Daily Life, peserta ditantang mengembangkan berbagai solusi digital yang praktis dan solutif. Karya-karya tersebut nantinya akan melalui rangkaian kompetisi hingga menuju International Grand Final YCWC 2026.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menilai kemampuan mengembangkan AI semakin penting, termasuk untuk mendukung pelayanan publik.

Menurutnya, teknologi dapat dimanfaatkan pemerintah untuk membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, mudah, dan transparan.

Karena itu, generasi muda dinilai tidak cukup hanya menjadi pengguna berbagai platform digital. Mereka perlu didorong agar mampu menjadi pencipta aplikasi dan program yang dapat menjawab persoalan di sekitarnya.

Taj Yasin pun mengapresiasi YCWC 2026 karena memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar coding sekaligus mengembangkan inovasi berbasis teknologi.

Lebih jauh, Taj Yasin berharap kegiatan seperti YCWC dapat terus diperbanyak dan dimasifkan di Jawa Tengah.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Khoirudin Ainun Najib
Tim Penulis & Editor
Khoirudin Ainun Najib
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU