Menurutnya, semakin banyak ruang yang tersedia bagi anak-anak untuk belajar coding dan AI, semakin besar pula peluang lahirnya inovator muda yang mampu memberikan kontribusi bagi daerah.
Kemampuan anak muda Jawa Tengah di bidang teknologi juga dinilai memiliki potensi untuk bersaing di tingkat internasional.
Karena itu, exhibition YCWC 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi semata. Ajang tersebut juga diharapkan menjadi wadah untuk menemukan talenta-talenta muda yang memiliki kemampuan dalam pengembangan aplikasi dan program berbasis AI.
“Saya berharap dengan adanya eksibisi kali ini akan mencetuskan atau menjaring anak-anak yang luar biasa dalam program, sehingga ini akan membanggakan kita bersama,” pungkasnya.



